0145: SEPUTAR BAYI TABUNG

PERTANYAAN:



Finan Doank

apa sih hkumx bayi tabung klo spermax bkan dri swmi sndri??? trus bgmna jga klo pembuahanx bkan d rhim istri sndri artix sel tlur + spermax pembuahnx d rahim wanita lain.



JAWABAN:



Nissa Asysyifa

Ini dia ni salah satu alasan knp bayi tabung tdk d bolehkan dlm islam..
Ada 5 hal yang membuat bayi tabung menjadi haram yaitu:

1. Sperma yang diambil dari pihak laki-laki disemaikan kepada indung telur pihak wanita yang bukan istrinya kemudian dicangkokkan ke dalam rahim istrinya.

2. Indung telur yang diambil dari pihak wanita disemaikan kepada sperma yang diambil dari pihak lelaki yang bukan suaminya kemudian dicangkokkan ke dalam rahim si wanita.

3. Sperma dan indung telur yang disemaikan tersebut diambil dari sepasang suami istri, kemudian dicangkokkan ke dalam rahim wanita lain yang bersedia mengandung persemaian benih mereka tersebut.

4. Sperma dan indung telur yang disemaikan berasal dari lelaki dan wanita lain kemudian dicangkokkan ke dalam rahim si istri.

5. Sperma dan indung telur yang disemaikan tersebut diambil dari seorang suami dan istrinya, kemudian dicangkokkan ke dalam rahim istrinya yang lain.

Jumhur ulama menghukuminya haram. Karena sama hukumnya dengan zina yang akan mencampur adukkan nashab dan sebagai akibat, hukumnya anak tersebut tidak sah dan nasabnya hanya berhubungan dengan ibu yang melahirkannya.

Sesuai firman Allah dalam surat (At-Tiin: 4) adalah:

“Sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik- baiknya”

Dan hadist Rasululloh Saw:

“Tidak boleh orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir menyirami air spermanya kepada tanaman orang lain ( vagina perempuan bukan istrinya)." HR. Abu Daud At- Tarmidzi yang dipandang shahih oleh Ibnu Hibban




Ziif Kaf

copas.........

Hukumnya tafsil sbb:

1. Apabila sperma yang di tabung dan yang dimasukan ke dalam rahim wanita tersebut ternyata bukan sperma suami istri, maka hukumnya haram.

2. Dan apabila sperma/mani yang ditabung tersebut sperma suami istri, tetapi cara mengeluarkannya tidak muhtarom, maka hukumnya juga haram.

3. Bila sperma yang ditabung itu sperma/mani suami istri dan cara mengeluarkannya muhtarom, serta dimasukan ke dalam rahim istri sendiri maka hukumnya boleh.


Keterangan:

Mani muhtarom adalah yang keluar atau dikeluarkan dengan cara yang diperbolehkan oleh syara'.

Tentang anak yang dihasilkan dari sperma, tersebut dapat ilhaq atau tidak kepada pemilik mani terdapat perbedaan pendapat antara Imam Ibnu Hajar dan Imam Romli.

Menurut Imam Ibnu Hajar tidak bisa ilhaq kepada pemilik mani secara mutlaq (baik muhtarom atau tidak) sedang menurut Imam Romli anak tersebut dapat ilhaq kepada pemilik mani dengan syarat keluarnya mani tersebut harus muhtarom.


Dasar Pengambilan :

Dalil Al-jami'ul Shoghir hadis no. 8030

 ﻣﺎﻣﻦ ﺫﻧﺐ ﺑﻌﺪ ﺍﻟﺸﺮﻙ ﺃﻋﻈﻢ ﻋﻨﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﻣﻦ ﻧﻄﻔﺔ ﻭﺿﻌﻬﺎ ﺭﺟﻞ ﻓﻰ ﺭﺣﻢ ﻻﻳﺤﻞ ﻟﻪ. ﺭﻭﺍﻩ ﺍﺑﻦ ﺍﻟﺪﻧﺎ ﻋﻦ ﺍﻟﻬﺸﻴﻢ ﺑﻦ ﻣﺎﻟﻚ ﺍﻟﻄﺎﺉ ﺍﻟﺠﺎﻣﻊ ﺍﻟﺼﻐﻴﺮ

Tidak ada dosa yang lebih besar setelah syirik (menyekutukan Allah ) disisi Allah dari pada maninya seorang laki-laki yang ditaruh pada rahim wanita yang tidak halal baginya. (HR. Ibnu Abid-dunya dari Hasyim bin Malik al-thoi)


Hikmatu Tasyri'wal Safatuhu, II: 48

 ﻣﻦ ﻛﺎﻥ ﻳﺆﻣﻦ ﺑﺎﻟﻠﻪ ﻭﺍﻟﻴﻮﻡ ﺍﻷﺧﺮ ﻓﻼ ﻳﺴﻘﻴﻦ ﻣﺎﺀﻩ ﺯﺭﻉ ﺃﺧﻴﻪ

Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka jangan sekali- kali menyiram air (maninya ) pada lahan tanaman (rahim) orang lain.


Al-Qolyubi, IV: 32

 ﻭﻟﻮ ﺃﺗﺖ ﺑﻮﻟﺪ ﻋُﻠِﻢِ ﺃﻧﻪ ﻟﻴﺲ ﻣﻨﻪ ﻣﻊ ﺇﻣْﻜَﺎﻧِﻪ ﻣِﻨْﻪُ ) ﻟَﺰِﻣَﻪُ ﻧَﻔْﻴُﻪُ ( ﻟِﺄَﻥَّ ﺗَﺮْﻙَ ﺍﻟﻨَّﻔْﻲِ ﻳَﺘَﻀَﻤَّﻦُ ﺍﺳْﺘِﻠْﺤَﺎﻕَ ﻣَﻦْ ﻟَﻴْﺲَ ﻣِﻨْﻪُ ﺣَﺮَﺍﻡٌ.

Apabila seoarang perempuan datang dengan membawa anak, dan diketahui bahwa anak tersebut bukan dari suaminya, dan dapat mungkin dari suaminya (namun secara yakin tidak dari suaminya). Maka wajib meniadakan (menolak mengakui), karena bila tidak dilaksanakan penolakan, dapat dimasukan nasab dari orang yang tidak haram (suaminya).


Bujairimi Iqna' IV: 36

 ( ﺍﻟﺤﺎﺻﻞ ( ﺍﻟﻤﺮﺍﺩ ﺑﺎﻟﻤﻨﻰ ﺍﻟﻤﺤﺘﺮﺍﻡ ﺣﺎﻝ ﺧﺮﻭﺟﻪ ﻓﻘﻂ ﻋﻠﻰ ﻣﺎ ﺍﻋﺘﻤﺪﻩ ﻣﺮ ﻭﺍﻥ ﻛﺎﻥ ﻏﻴﺮ ﻣﺤﺘﺮﻡ ﺣﺎﻝ ﺍﻟﺪﺧﻮﻝ، ﻛﻤﺎ ﺍﺫﺍ ﺍﺣﺘﻠﻢ ﺍﻟﺰﻭﺝ ﻭﺃﺧﺬﺕ ﺍﻟﺰﻭﺟﺔ ﻣﻨﻴﻪ ﻓﻰ ﻓﺮﺟﻬﺎ ﻇﺎﻧﺔ ﺃﻧﻪ ﻣﻦ ﻣﻨﻰّ ﺍﺟﻨﺒﻰ ﻓﺈﻥ ﻫﺬﺍ ﻣﺤﺘﺮﻡ ﺣﺎﻝ ﺍﻟﺨﺮﻭﺝ ﻭﻏﻴﺮ ﻣﺤﺘﺮﻡ ﺣﺎﻝ ﺍﻟﺪﺧﻮﻝ ﻭﺗﺠﺐ ﺍﻟﻌﺪﺓ ﺑﻪ ﺇﺫﺍ ﻃﻠﻘﺖ ﺍﻟﺰﻭﺟﺔ ﻗﺒﻞ ﺍﻟﻮﻁﺀ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻤﻌﺘﻤﺪ ﺧﻼﻓﺎ ﻹﺑﻦ ﺣﺠﺮ ﻷﻧﻪ ﻳﻌﺘﺒﺮ ﺃﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﻣﺤﺘﺮﻣﺎ ﻓﻰ ﺍﻟﺤﺎﻟﻴﻦ ﻛﻤﺎﻗﺮﺭﻩ ﺷﻴﺨﻨﺎ .

(Kesimpulan) yang dimaksud mani muhtarom (mulia) adalah pada waktu keluarnya saja, seperti yang dikuatkan Imam Romli, meskipun tidak muhtarom pada waktu masuk. Contoh: suami bermimpi keluar mani, dan istrinya mengambilnya (air mani tersebut) lalu dimasukan ke farjinya dengan persangkaan, bahwa air mani tersebut milik laki-laki lain (bukan suaminya) maka hal ini dinamakan mani muhtarom keluarnya, tapi tidak muhtarom waktu masuknya kefarji, dan dia wajib punya iddah (masa penantian) jika suaminya menceraikan sebelum disetubui. Menurut yang mu'tamad, berbeda dengan pendatnya imam ibnu hajar yang mengatakan, kreterianya harus muhtarom keduanya (waktu masuk dan keluar) seperti ketetapan dari Syaikhuna (Rofi'i Nawawi).

Kifayatu Al-akhyar, II: 113

 ﻟﻮ ﺇﺳﺘﻤﻨﻰ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﻣﻨﻴﺔ ﺑﻴﺪ ﺍﻣﺮﺃﺗﻪ ﺍﻭ ﺍﻣﺘﻪ ﺟﺎﺯ ﻷﻧﻬﺎ ﻣﺤﻞ ﺍﺳﺘﻤﺘﺎﻋﻬﺎ

Jika seorang suami sengaja mengeluarkan air maninya dengan perantara tangan istrinya, atau tangan perempuan amatnya, maka boleh, karena perempuan tersebut tempat istima' (senang-senang)bagi seorang suami.

Tuhfa, VI: 431, Al-bajuri, II: 172, Al- bughya: 238



Mbah Godek


ini saya tambahi sebagai pelengkap dokumen

Hukum memasukkan mani tersebut Haram. Sedangkan intisabnya anak tersebut ditafsil:

a. Intisab kepada lelaki yang mempunyai air mani, apabila mani tadi muhtarom (keluar dengan cara yang tidak dilarang syara’).

b. Intisab kepada wanita tadi (ibunya) apabila air maninya tidak muhtarom (keluarnya dengan cara yang dilarang syara’).

تفسير ابن كثير، ج 3 ص 113،

عن ابن عباس رضى الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ما من ذنب بعد الشرك اعظم عند الله من نطفة وضعها رجل فى رحم لايحل له

نهاية الزين، ص 338،

ومثل الوطء استدخال المنى المحترم وقت انزاله وهو الذى خرج على وجه جائز كان خرج بالاحتلام وان دخل على وجه محرم كأن ادخلته زوجته على ظن انه منى الغير.

الباجورى، ج 2 ص 172،

ومثل الوطء استدخالها المنى المحترم ولو فى الدبر ايضا والمراد بالمحترم ولو فى حال خروجه فقط بان خرج على وجه جائز بخلاف غير المحترم فى حال خروجه فلو استمنى بيده ثم ادخلته المرأة فرجها لم تجب عليه العدة لكونه غير محترم لانه لم يخرج على وجه جائز حتى لو تخلق منه ولد لم يلحقه.

الفقه الاسلامى، ج 7 ص 681،

سباب ثبوت نسب الولد من امه هو الولادة شرعية كانت ام غير شرعية



LINK DISKUSI: https://m.facebook.com/groups/545259458845146?view=permalink&id=583437761693982&_rdr#583582951679463

0 komentar:

Poskan Komentar

Copyright © KAJIAN ISLAM SEPUTAR SEKS - DONK 2014-2015
Ikuti Kami di Facebook & Fans Page