• Mbah Godek
SEKELUMIT KETERANGAN TENTANG TUGAS MALAIKAT JIBRIL,MIKAIL,ISROFIL DAN IZROIL
الحاوي للفتاوي ـ للسيوطى (1/ 324)
وأخرج أبو الشيخ في كتاب العظمة عن أبي بكر الهذلي قال : إذا أمر الله بالأمر تدلت الألواح على إسرافيل بما فيها من أمر الله فينظر فيها إسرافيل ثم ينادي جبريل فيجبيه وذكر نحوه . وأخرج أيضاً عن أبي سنان قال : اللوح المحفوظ معلق بالعرش فإذا أراد الله أن يوحي بشيء كتب في اللوح فيجيء اللوح حتى يقرع جبهة إسرافيل فينظر فيه فإن كان إلى أهل السماء دفعه إلى ميكائيل وإن كان إلى أهل الأرض دفعه إلى جبريل ، الحديث وله شواهد كثيرة استوفيتها في كتابي الذي ألفته في أخبار الملائكة ، منها ما أخرجه البيهقي في شعب الإيمان عن عبد الرحمن بن سابط قال : يدبر أمر الدنيا أربعة جبريل ، وميكائيل ، وملك الموت ، وإسرافيل ، فأما جبريل فموكل بالرياح والجنود . وأما ميكائيل فموكل بالقطر والنبات . وأما ملك الموت فموكل بقبض الأرواح . وأما إسرافيل فهو ينزل بالأمر عليهم .
Abu syaikh Ibnu Hayyan dalam kitab Al-Adzumah menerbitkan keterangan Abi Bakar Al-hadzali beliau berkata ketika Allah memberi perintah pada suatu perkara maka lauh mahfudz menampakkan diri pada isrofil dengan membawa keterangan yang tertera dari Allah lalu ia bisa melihat keterangan tersebut kemudian ia memaggil jibril maka jibril pun mendatanginya dan isrofil menyampaikan isi keterangan tersebut dan Abu Syaikh juga menerbitkan keterangan dari Abi Sinan beliau berkata,lauh mahfudz itu digantungkan di arasy ketika Allah menghendaki memberi wahyu maka Allah menulisnya di lauh mahfudz tersebut sehingga bisa ter-cap kening isrofil lalu isrofil melihat wahyu tersebut,jika untuk penduduk langit maka ia menyampaikan/memberikan wahyu tersebut pada mikail,dan jika untuk penduduk dunia maka ia memberikan/menyampaikan wahyu tersebut pada jibril .
(Alhadis)
Dan masalah ini ada banyak dalil yang saya cantumkan dalam kitab karanganku pada masalah khabar para malaikat,diantaranya keterangan yang diterbitkan oleh imam Al-Baihaqi pada kitab syu'bul iman,dari Abdur Rahman bin sabith berkata,perkara dunia itu diatur oleh 4 malaikat,yaitu jibril,mikail,isrofil dan malaikat maut (izroil) Adapun jibril bertugas mengatur angin dan para prajurit langit,sedangkan mikail bertugas mengatur hujan dan tumbuh-tumbuhan sedangkan malaikat maut bertugas untuk mencabut nyawa sedangkan isrofil ia turun membawakan mandat/perintah untuk mereka (jibril,mikail dan malaikat maut).
WALLAAHU A'LAM
LINK ASAL :
https://www.facebook.com/groups/kiss.donk/permalink/648372695200488/
Tampilkan postingan dengan label Kajian-kajian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kajian-kajian. Tampilkan semua postingan
0710. ADA MALAIKAT DISETIAP TETES HUJAN
• Mentari Dalam Hujan
Ada Malaikat di Setiap tetes Hujan
Telah menceritakan pada kami al-Qasim, Ia berkata : Telah menceritakan pada kami al-Husain, Ia berkata : Telah menceritakan pada kami Hasyim, Ia berkata : Telah mengkhabarkan pada kami Isma'il bin Salim dari al-Hakam bin'Utaibah dalam firman Allah :
“Dan Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran tertentu”.
Dia berkata ; Tidaklah satu tahun lebih banyak hujannya dan tidak lebih sedikit,akan tetapi satu qaum diberi hujan, sedang yang lain tidak, dan terkadang hujan turun dilaut.
Dia berkata : Telah sampai pada kami bahwasanya turun bersama tetes hujan, Malaikat yang jumlahnya lebih banyak dari jumlah anak Iblis dan anak Adam. Mereka menjaga setiap tetes ditempat ia jatuh, dan apa yang ia tumbuhkan.
》》》Link Kitab :
http://library.islamweb.net/newlibrary/display_book.php?flag=1&bk_no=50&ID=2829
______________
Dan tidaklah Kami menurunkannya kecuali dengan ukuran yang ditentukan : Bagi setiap bumi itu mempunyai batasan atau bagian yang telah ditentukan.
Dan dikatakan : Tidak akanturun dari langit setetes air hujan kecuali ada malaikat yang menyertainya yang menggiringnya pada tempat yang dikehendaki Allah 'azza wajalla dan yang diinginkan-Nya.
》》》Link Kitab :
http://library.islamweb.net/newlibrary/display_book.php?flag=1&bk_no=51&ID=874
______________
Dan firman Allah :
"Dan sesuatu yang turun dari langit".
Maksudnya dari air hujan, salju, embun,dan kadar dan hukum-hukum itu turunnya disertai malaikat-malaikat yang mulia. Sungguh telah lewat dalam surah al-Baqarah sebuah keterangan, bahwa tidaklah ada disetiap tetes air hujan yang turun dari langit kecuali disertai malaikat yang menetapkannya pada tempat yang telah diperintahkan oleh Allah dengannya sesuai keinginan Allah ta'ala.
》》》Link Kitab :
http://library.islamweb.net/newlibrary/display_book.php?flag=1&bk_no=49&ID=1815
Wallahu A'lam Bisshawab
• Mbah Godek
mbah tambahi ya nduk
dan sesuatu yg turun dari langit entah hujan,salju,embun,kepastian/perkiraan2 dan hukum2 itu turunnya disertai malaikat2 yg mulyadan telah lewat keterangan dalam surat albaqoroh bahwa tidaklah ada disetiap tetes hujan yang turun dari langit kecuali disertai malaikat yg menetapkan pada tempatnya yang mana telah diperintahkan ALLOH pada sesuatu yg dikendakiNYAibaroh pendukung
--------
----------
---------
LINK ASAL :
https://www.facebook.com/groups/kiss.donk/permalink/635873366450421/
Ada Malaikat di Setiap tetes Hujan
ﺗﻔﺴﻴﺮ ﺍﻟﻄﺒﺮﻱ | ﺍﻟﺠﺰﺀ ﺍﻟﺴﺎﺑﻊ ﻋﺸﺮ :ﺣﺪﺛﻨﺎ ﺍﻟﻘﺎﺳﻢ ، ﻗﺎﻝ : ﺛﻨﺎ ﺍﻟﺤﺴﻴﻦ ، ﻗﺎﻝ : ﺛﻨﺎ ﻫﺸﻴﻢ ،ﻗﺎﻝ : ﺃﺧﺒﺮﻧﺎ ﺇﺳﻤﺎﻋﻴﻞ ﺑﻦ ﺳﺎﻟﻢ ﻋﻦ ﺍﻟﺤﻜﻢ ﺑﻦ ﻋﺘﻴﺒﺔ ،ﻓﻲ ﻗﻮﻟﻪ : ﻭﻣﺎ ﻧﻨﺰﻟﻪ ﺇﻻ ﺑﻘﺪﺭ ﻣﻌﻠﻮﻡ. ﻗﺎﻝ : ﻣﺎ ﻣﻦ ﻋﺎﻡﺑﺄﻛﺜﺮ ﻣﻄﺮﺍ ﻣﻦ ﻋﺎﻡ ﻭﻻ ﺃﻗﻞ ، ﻭﻟﻜﻨﻪ ﻳﻤﻄﺮ ﻗﻮﻡ ،ﻭﻳﺤﺮﻡ ﺁﺧﺮﻭﻥ ، ﻭﺭﺑﻤﺎ ﻛﺎﻥ ﻓﻲ ﺍﻟﺒﺤﺮ ، ﻗﺎﻝ : ﻭﺑﻠﻐﻨﺎ ﺃﻧﻪﻳﻨﺰﻝ ﻣﻊ ﺍﻟﻤﻄﺮ ﻣﻦ ﺍﻟﻤﻼﺋﻜﺔ ﺃﻛﺜﺮ ﻣﻦ ﻋﺪﺩ ﻭﻟﺪ ﺇﺑﻠﻴﺲﻭﻭﻟﺪ ﺁﺩﻡ ﻳﺤﺼﻮﻥ ﻛﻞ ﻗﻄﺮﺓ ﺣﻴﺚ ﺗﻘﻊ ﻭﻣﺎ ﺗﻨﺒﺖ .
Telah menceritakan pada kami al-Qasim, Ia berkata : Telah menceritakan pada kami al-Husain, Ia berkata : Telah menceritakan pada kami Hasyim, Ia berkata : Telah mengkhabarkan pada kami Isma'il bin Salim dari al-Hakam bin'Utaibah dalam firman Allah :
“Dan Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran tertentu”.
Dia berkata ; Tidaklah satu tahun lebih banyak hujannya dan tidak lebih sedikit,akan tetapi satu qaum diberi hujan, sedang yang lain tidak, dan terkadang hujan turun dilaut.
Dia berkata : Telah sampai pada kami bahwasanya turun bersama tetes hujan, Malaikat yang jumlahnya lebih banyak dari jumlah anak Iblis dan anak Adam. Mereka menjaga setiap tetes ditempat ia jatuh, dan apa yang ia tumbuhkan.
》》》Link Kitab :
http://library.islamweb.net/newlibrary/display_book.php?flag=1&bk_no=50&ID=2829
______________
ﺗﻔﺴﻴﺮ ﺍﻟﺒﻐﻮﻱ | ﺍﻟﺠﺰﺀ ﺍﻟﺮﺍﺑﻊ :ﻭﻣﺎ ﻧﻨﺰﻟﻪ ﺇﻻ ﺑﻘﺪﺭ ﻣﻌﻠﻮﻡ : ﻟﻜﻞ ﺃﺭﺽ ﺣﺪ ﻣﻘﺪﺭ ، ﻭﻳﻘﺎﻝ :ﻻ ﺗﻨﺰﻝ ﻣﻦ ﺍﻟﺴﻤﺎﺀ ﻗﻄﺮﺓ ﺇﻻ ﻭﻣﻌﻬﺎ ﻣﻠﻚ ﻳﺴﻮﻗﻬﺎ ﺣﻴﺚﻳﺮﻳﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﺰ ﻭﺟﻞ ﻭﻳﺶﺍﺀ .
Dan tidaklah Kami menurunkannya kecuali dengan ukuran yang ditentukan : Bagi setiap bumi itu mempunyai batasan atau bagian yang telah ditentukan.
Dan dikatakan : Tidak akanturun dari langit setetes air hujan kecuali ada malaikat yang menyertainya yang menggiringnya pada tempat yang dikehendaki Allah 'azza wajalla dan yang diinginkan-Nya.
》》》Link Kitab :
http://library.islamweb.net/newlibrary/display_book.php?flag=1&bk_no=51&ID=874
______________
ﺗﻔﺴﻴﺮ ﺍﺑﻦ ﻛﺜﻴﺮ | ﺍﻟﺠﺰﺀ ﺍﻟﺜﺎﻣﻦ :ﻭﻗﻮﻟﻪ : ﻭﻣﺎ ﻳﻨﺰﻝ ﻣﻦ ﺍﻟﺴﻤﺎﺀ ﺃﻱ : ﻣﻦ ﺍﻷﻣﻄﺎﺭ ،ﻭﺍﻟﺜﻠﻮﺝ ﻭﺍﻟﺒﺮﺩ ، ﻭﺍﻷﻗﺪﺍﺭ ﻭﺍﻷﺣﻜﺎﻡ ﻣﻊ ﺍﻟﻤﻼﺋﻜﺔﺍﻟﻜﺮﺍﻡ ، ﻭﻗﺪ ﺗﻘﺪﻡ ﻓﻲ ﺳﻮﺭﺓ " ﺍﻟﺒﻘﺮﺓ " ﺃﻧﻪ ﻣﺎ ﻳﻨﺰﻝ ﻣﻦﻗﻄﺮﺓ ﻣﻦ ﺍﻟﺴﻤﺎﺀ ﺇﻻ ﻭﻣﻌﻬﺎ ﻣﻠﻚ ﻳﻘﺮﺭﻫﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﻤﻜﺎﻥﺍﻟﺬﻱ ﻳﺄﻣﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻪ ﺣﻴﺚ ﻳﺸﺎﺀ ﺗﻌﺎﻟﻰ
Dan firman Allah :
"Dan sesuatu yang turun dari langit".
Maksudnya dari air hujan, salju, embun,dan kadar dan hukum-hukum itu turunnya disertai malaikat-malaikat yang mulia. Sungguh telah lewat dalam surah al-Baqarah sebuah keterangan, bahwa tidaklah ada disetiap tetes air hujan yang turun dari langit kecuali disertai malaikat yang menetapkannya pada tempat yang telah diperintahkan oleh Allah dengannya sesuai keinginan Allah ta'ala.
》》》Link Kitab :
http://library.islamweb.net/newlibrary/display_book.php?flag=1&bk_no=49&ID=1815
Wallahu A'lam Bisshawab
• Mbah Godek
mbah tambahi ya nduk
تفسير ابن كثير (8/ 9)
وقوله: { وَمَا يَنزلُ مِنَ السَّمَاءِ } أي: من الأمطار، والثلوج والبرَد، والأقدار والأحكام مع الملائكة الكرام، وقد تقدم في سورة "البقرة" أنه ما ينزل من قطرة من السماء إلا ومعها ملك يُقرّرها في المكان الذي يأمر الله به حيث يشاء تعالى
dan sesuatu yg turun dari langit entah hujan,salju,embun,kepastian/perkiraan2 dan hukum2 itu turunnya disertai malaikat2 yg mulyadan telah lewat keterangan dalam surat albaqoroh bahwa tidaklah ada disetiap tetes hujan yang turun dari langit kecuali disertai malaikat yg menetapkan pada tempatnya yang mana telah diperintahkan ALLOH pada sesuatu yg dikendakiNYAibaroh pendukung
تفسير السمعاني (3/ 134)
قوله : ( ^ وما ننزله إلا بقدر معلوم ) أي : إلا بقدر معلوم في وقت معلوم ، ويقال : إنه لا تنزل قطرة من السماء إلا ومعها ملك يسوقها حيث يريد الله ، والله أعلم
--------
تفسير حقي (1/ 78، بترقيم الشاملة آليا)
وعن ابن عباس رضى الله عنهما ان تحت العرض بحرا ينزل منه ارزاق الحيوانات يوحى فيمطر ما شاء من سماء الى سماء حتى ينتهى الى سماء الدنا ويوحى الى السحاب ان غربله فيغربله فيغربله فليس من قطرة تقطر الا ومعها ملك يضعها موضعها ولا ينزل من السماء قطرة الا بكيل معلوم ووزن معلوم الا ما كان من يوم الطوفان من ماء فانه نزل بلا كيل ولا وزن كذا فى تفسير التيسير
----------
مفاتيح الغيب (13/ 87)
وقال وَيُنَزّلُ مِنَ السَّمَاء مِن جِبَالٍ فِيهَا مِن بَرَدٍ ( النور 43 ) فثبت أن الحق أنه تعالى ينزل المطر من السماء بمعنى أنه يخلق هذه الأجسام في السماء ثم ينزلها إلى السحاب ثم من السحاب إلى الأرضوالقول الثاني المراد إنزال المطر من جانب السماء ماءوالقول الثالث أنزل من السحاب ماء وسمى الله تعالى السحاب سماء لأن العرب تسمي كل ما فوقك سماء كسماء البيت فهذا ما قيل في هذا البابالمسألة الثانية نقل الواحدي في ( البسيط ) عن ابن عباس يريد بالماء ههنا المطر ولا ينزل نقطة من المطر إلا ومعها ملك
---------
تفسير الخازن (4/ 62)
قوله تعالى : ( وما ننزله إلا بقدر معلوم ( يعني بقدر الكفاية.وقيل : إن لكل أرض حداً ومقدار من المطر.يقال : لا تنزل من السماء قطرة مطر إلا ومعها ملك يسوقها إلى حيث يشاء الله تعالى
LINK ASAL :
https://www.facebook.com/groups/kiss.donk/permalink/635873366450421/
0700. ADAB DALAM MAJELIS
• Tahta Alfina
Assaaamu 'Alaikum ,
ADAB DALAM MAJELIS
( Kalam Al Habib Abdul Bari bin Syeikh Alaydrus )
Dalam suatu rauhah yang dihadiri oleh Al-Habib Abdul Bari’ bin Syeikh Alaydrus, seorang munsyid membacakan sebuah qosidah Al-Habib Abdulloh bin Alwi Alhaddad.
Setelah qosidah itu selesai dilantunkan, berkata Al-Habib Abdul Bari’ bin Syeikh Alaydrus :
" Jika ada seseorang yang asyik berbicara pada saat dilantunkan suatu qosidah yang digubah oleh Salaf, maka hal itu akan berarti dia merasa yakin bahwa dia punya omongan lebih baik dari kalam Salaf. Atau bisa berarti dia menolak kalam tersebut. Begitu juga jika seseorang asyik berbicara pada saat yang lain lagi membacakan Fatihah atau berdoa, maka hal itu menunjukkan sesungguhnya dia tidak mau mendapatkan pahala dari Fatihah atau doa yang dibacakan itu ."
Didalam hadits dikatakan :
" Jika ada seseorang asyik berbicara ketika yang lainnya sedang membaca Al-Qur’an, maka Alloh menyuruh seorang Malaikat dan Malaikat tersebut akan berkata kepada yang lagi asyik berbicara ;
' Diamlah wahai musuh Alloh ',
sampai ia tidak bicara lagi. Jika ia masih tetap berbicara, Malaikat tadi akan berkata kepadanya ;
' Diamlah wahai orang yang sungguh dibenci oleh Alloh ',
sampai ia berhenti berbicara. Jika ia masih juga tetap berbicara, Malaikat itu akan berkata kepadanya ;
' Diamlah wahai orang yang sungguh dilaknat oleh Alloh '. "
Kalam Rasululloh Shallallaahu 'Alaihi Wa Sallam bersesuaian dengan Al-Qur’an. Begitu juga dengan kalam Salaf bersesuaian mengikuti kalam Rasululloh Shallallaahu 'Alaihi Wa Sallam . Karena mereka tidaklah berbicara kecuali dengan ijin Robbani.
Begitulah ilmu tidak akan bisa didapatkan kecuali dengan adab maka beradablah kalian , beradablah . . .
[ diambil dari kitab Bahjatun Nufus fi kalam Al-Habib Abdul Bari' bin Syeikh Alaydrus, disusun oleh Al-Habib Muhammad bin Saggaf bin Zain Al-Hadi, hal. 84-85 ]
LINK ASAL :
https://www.facebook.com/groups/kiss.donk/permalink/641854872518937/
Assaaamu 'Alaikum ,
ADAB DALAM MAJELIS
( Kalam Al Habib Abdul Bari bin Syeikh Alaydrus )
Dalam suatu rauhah yang dihadiri oleh Al-Habib Abdul Bari’ bin Syeikh Alaydrus, seorang munsyid membacakan sebuah qosidah Al-Habib Abdulloh bin Alwi Alhaddad.
Setelah qosidah itu selesai dilantunkan, berkata Al-Habib Abdul Bari’ bin Syeikh Alaydrus :
" Jika ada seseorang yang asyik berbicara pada saat dilantunkan suatu qosidah yang digubah oleh Salaf, maka hal itu akan berarti dia merasa yakin bahwa dia punya omongan lebih baik dari kalam Salaf. Atau bisa berarti dia menolak kalam tersebut. Begitu juga jika seseorang asyik berbicara pada saat yang lain lagi membacakan Fatihah atau berdoa, maka hal itu menunjukkan sesungguhnya dia tidak mau mendapatkan pahala dari Fatihah atau doa yang dibacakan itu ."
Didalam hadits dikatakan :
" Jika ada seseorang asyik berbicara ketika yang lainnya sedang membaca Al-Qur’an, maka Alloh menyuruh seorang Malaikat dan Malaikat tersebut akan berkata kepada yang lagi asyik berbicara ;
' Diamlah wahai musuh Alloh ',
sampai ia tidak bicara lagi. Jika ia masih tetap berbicara, Malaikat tadi akan berkata kepadanya ;
' Diamlah wahai orang yang sungguh dibenci oleh Alloh ',
sampai ia berhenti berbicara. Jika ia masih juga tetap berbicara, Malaikat itu akan berkata kepadanya ;
' Diamlah wahai orang yang sungguh dilaknat oleh Alloh '. "
Kalam Rasululloh Shallallaahu 'Alaihi Wa Sallam bersesuaian dengan Al-Qur’an. Begitu juga dengan kalam Salaf bersesuaian mengikuti kalam Rasululloh Shallallaahu 'Alaihi Wa Sallam . Karena mereka tidaklah berbicara kecuali dengan ijin Robbani.
Begitulah ilmu tidak akan bisa didapatkan kecuali dengan adab maka beradablah kalian , beradablah . . .
[ diambil dari kitab Bahjatun Nufus fi kalam Al-Habib Abdul Bari' bin Syeikh Alaydrus, disusun oleh Al-Habib Muhammad bin Saggaf bin Zain Al-Hadi, hal. 84-85 ]
LINK ASAL :
https://www.facebook.com/groups/kiss.donk/permalink/641854872518937/
0624. PEMBUNUH SAYYIDINA ALI BIN ABI THOLIB KARROMALLOHU WAJHAH
• Mbah Godek
PEMBUNUH SAYYIDINA ALI BIN ABI THOLIB KARROMALLOHU WAJHAH
pembunuhnya adalah abdurrahman bin muljam pada tanggal 17 romadlon,beliau wafat dihantam pedang di keningnya sehingga menembus otaknya.
cerita singkatnya yaitu ada 3 laki2 dari kaum khowarij yg bertugas yaitu abdullah bin muljam,albarok bin abdullah attamimi dan amr bin bakar attamimi .
ibnu muljam berkata :
" aku akan membunuh ali untuk kalian "
albarok berkata :
" aku akan membunuh muawiyah untuk kalian."
dan amr bin bakar berkata :
" aku akan bunuh amr bin ash untuk kalian ."
Mereka telah sepakat dan saling kompromi dan merahasiakan apa rencana mereka.
Pada suatu hari ibnu muljam berkunjung disuatu golongan dari bani taimir robab kemudian melihat sosok wanita yg bernama qotthom bin syajnah bin addi bin amir bin auf bin tsa'labah bin saad bin dzahal bin taimir robab,yg mana ayah dan saudaranya telah dibunuh ali ditanah nahrowan,,lalu abdullah bin muljam heran dan suka sama wanita tersebut lalu meminangnya tapi wanita itu berkata :
" saya tidak akan mau menikah denganmu sehingga kamu bisa mengobati hatiku ."
lalu abdurrahman bin muljam berkata :
" jangan kamu minta padaku kecuali aku akan memenuhi permintaanmu (apapun yg kau minta akan aku turuti) ."
lalu wanita tadi menjawab :
"3000 dan terbunuhnya Ali ."
lalu bnu muljam menjawab :
" demi Allah kedatanganku ke mesir ini hanya untuk membunuh ali maka aku akan menurutii apa yg kamu pinta ."
dan ibnu muljam ketemu dgn syabib bin bajroh al-asyba'i,dan menceritakan apa yg direncanakan dan mengajaknya untuk bergabung dan syabib menyetujuinya.
.ibnu muljam pada malam itu menginap disitu untuk rencana membunuh ali pada waktu subuhnya dimalam yg ditentukan itu,asy'ats bin qois alkandi bermunajat dimasjidnya sehingga fajar tiba,dan berkata pada ibnu muljam,shubuh telah tertawa,lalu ibnu muljam dan syabib bergegas menghunus pedang mereka dan datang lalu duduk didepan lobang/pintu yg mana ali biasa kluar dari pintu tersebut..pedang ibnu muljam mengenai kening ali sampai rata sehingga menembus otak sedangkan pedang syabib terjatuh dikubah.
أسد الغابة (2/ 304، بترقيم الشاملة آليا)
أنبأنا عبد الوهاب بن هبة الله بن عبد الوهاب إذناً، أخبرنا أبو بكر الأنصاري، أخبرنا أبو محمد الجوهري، أنبأنا أبو عمر بن حيوية، أنبأنا أحمد بن معروف، أنبأنا الحسين بن قهم، أنبأنا محمد بن سعد قال: انتدب ثلاثة نفر من الخوارج: عبد الرحمن بن ملجم المرادي، وهو من حمير، وعداده في بني مراد، وهو حليف بني جبلة من كندة. والبرك بن عبد الله التميمي، وعمرو بن بكر التميمي. فاجتمعوا بمكة. وتعاهدوا وتعاقدوا ليقتلن هؤلاء الثلاث علي بن أبي طالب ومعاوية وعمرو بن العاص ويريحوا العباد منهم. فقال ابن ملجم: أنا لكم بعلي، وقال البرك: أنا لكم بمعاوية، وقال عمرو بن بكر: أنا كافيكم عمرو بن العاص فتعاهدوا على ذلك وتعاقدوا عليه، وتواثقوا أن لا ينكص منهم رجل عن صاحبه الذي سمي له، ويتوجه له حتى يقتله أو يموت دونه. فاتعدوا بينهم ليلة سبع عشرة من رمضان، ثم توجه كل رجل منهم إلى المصر الذي فيه صاحبه، فقدم عبد الرحمن بن ملجم الكوفة، فلقي أصحابه من الخوارج، فكاتمهم ما يريد. وكان يزورهم ويزورونه، فزار يوماً نفراً من بني تيم الرباب، فرأى امرأة منهم يقال لها: قطام بنت شجنة بن عدي بن عامر بن عوف بن ثعلبة بن سعد بن ذهل بن تيم الرباب، وكان علي قتل أباها وأخاها بالنهروان، فأعجبته فخطبها، فقالت: لا أتزوجك حتى تشتفي لي. فقال: لا تسأليني شيئاً إلا أعطيتك. فقالت: ثلاثة آلاف، وقتل علي بن أبي طالب. فقال: والله ما جاء بي إلى هذا المصر إلا قتل علي، وقد أعطيتك ما سألت. ولقي ابن ملجم شبيب بن بجرة الأشجعي. فأعلمه ما يريد، ودعاه إلى أن يكون معه، فأجابه إلى ذلك. وظل ابن ملجم تلك الليلة التي عزم فيها أن يقتل علياً في صبيحتها يناجي الأشعث بن قيس الكندي في مسجده حتى يطلع الفجر، فقال له الأشعث: فضحك الصبح، فقام ابن ملجم، وشبيب بن بجرة، فأخذا أسيافهما، ثم جاءا حتى جلسا مقابل السدة التي يخرج منها علي - قال الحسن بن علي: فأتيته سحيراً، فجلست إليه فقال: إني بت الليلة أوقظ أهلي، فملكتني عيناي وأنا جالس، فسنح لي رسول الله صلى الله عليه وسلم، فقلت: يا رسول الله، ما لقيت من أمتك من الأود واللدد فقال لي: " ادع الله عليهم " . فقلت: اللهم أبدلني بهم خيراً منهم، وأبدلهم بي شراً لهم مني. ودخل ابن التياح المؤذن على ذلك فقال: الصلاة، فقام يمشي ابن التياح بين يديه وأنا خلفه، فلما خرج من الباب نادى: " أيها الناس، الصلاة الصلاة " ، كذلك كان يصنع كل يوم يخرج ومعه درته يوقظ الناس فاعترضه الرجلان. فقال بعض من حضر: ذلك بريق السيف، وسمعت قائلاً: " يقول لله الحكم يا علي لا لك " ثم رأيت سيفاً ثانياً فضربا جميعاً، فأما سيف ابن ملجم فأصاب جبهته إلى قرنه ووصل إلى دماغه، وأما سيف شبيب فوقع في الطاق، فسمع لي يقول: " لا يفوتنكم الرجل " . وشد الناس عليهما من كل جانب، فأما شبيب فأفلت، وأخذ ابن ملجم فأدخل على علي، فقال: أطيبوا طعامه، وألينوا فراشه، فإن أعش فأنا ولي دمي: عفو أو قصاص، وإن مت فألحقوه بي أخاصمه عند رب العالمين. فقالت أم كلثوم بنت علي: يا عدو الله، قتلت أمير المؤمنين! قال: ما قتلت إلا أباك. قالت: والله إني لأرجو أن لا يكون على أمير المؤمنين بأس. قال: فلم تبكين إذاً ثم قال: والله لقد سممته شهراً - يعني سيفه - فإن أخلفني أبعده الله وأسحقه
LINK ASAL :
0613. WALI MALAMATIYYAH
• Sunde Pati
WALI MALAMATIYYAH
kejadian pada wali malamatiyyah
wali malamatiyyah adalah kaum yg selalu menjaga kebaikan hatinya untuk ALLOH semata,mereka tidak menyukai orang lain melihat amalnya-amalnya,dan ketika seseorang mengetahui kebaikannya,maka mereka segera merusak amal-amal tersebut yaitu dengan melakukan perbuatan atau perkataan yg klihatannya tercela seperti contoh pencurian yang dilakukan sebagian auliya' yaitu IBROHIM AL-KHOWAAS semoga ALLOH memberikan manfaat dan kejadian ini cukup untuk dipetik sebagai ilmu pengetahuan.ketika itu penduduk kampungnya menganggap ibrohim bin khowaas mencuri beberapa potong baju kepunyaan pangeran dari sebuah pemandian air hangat mereka menjumpai ibrahim dengan bangga keluar dari pemandian ,kemudian ditangkap rame-rame oleh penduduk ,dipukul dan baju-baju itu diambil kembali.kemudian beliau mendapat julukan
"pencuri pemandian air hangat"
setelah kejadian itu,ibrahim pun berucap,sekarang baru dikatakan baik berdiam dikampung ini,
jika kamu bertanya,apa sebaiknya alasan yang tepat untuk diperbolehkan memakai pakaian orang lain (dalam peristiwa ini)saya katakan bahwa kemungkinan ibrahim bin khowaas telah mengetahui kadar kemarahan dan kerelaan pemiliknya,bahkan kejadian itu bisa menyebabkan kerelaannya,meskipun hatinya tidk mengethui secara pasti,namun hal itu bisa berdasar pada kebiasaan,karena jika si pangeran tadi mengetahui kebaikan seorang hamba (ibrohim) yang memakai pakaiannya dalam waktu sebentar dengan tujuan membersihkan hati supaya tidak dipandang simpati oleh para mahluk niscaya ia akan merelakannya
sungguh as syafii telah menerangkan bahwa diperbolehkan mengambil 1 atau 2 cukil gigi dari harta orang lain,karena pada umumnya kejadian seperti ini bisa dimaafkan,sementara itu masalah yang sedang kita bicarakan ini lebih penting dari pada hanya sekedar mengambil cukil gigi,lagi pula kebanyakan manusia sangat menyukai kaum shufi atau bahkan menjadi pengikut setia dari kelompok mereka.kemudian aku mengamati sebagian fuqoha' memberikan jawaban lain ketika ditanya oleh seorang faqieh tentang peristiwa diatas,sebelumnya ia mengatakan,,aku tidak akan menerima kecuali dengan jawaban yang sesuai dengan pendapat fuqoha'maka mereka pun memberikan jawabanbukankah menurut dzohirnya fiqih diperbolehkan berobat dengan sebagian dari barang-barang yang diharamkan karena dlorurot seperti halnya memakai obat yg najis?maka faqih tersebut pun menjawab ya memang benar demikian
Wallaahu A"laamu Bis Showaab
LINK ASAL :
https://www.facebook.com/groups/kiss.donk/permalink/633418496695908/?stream_ref=3
WALI MALAMATIYYAH
ما يقع للملامتية
kejadian pada wali malamatiyyah
وهم قوم طابت نفوسهم مع الله فلم يودوا أن أحدا يطلع على أعمالهم غيره فإذا رأى أحد منهم أن أحدا اعتقد فيه خرب أي ارتكب ما يذم به ظاهره من فعل وقول كسرقة بعض الأولياء وهو إبراهيم الخواص نفع الله به وناهيك به علما ومعرفة لما رأى أهل بلده يعتقدونه سرق ثيابا من الحمام لابن الملك وخرج يتبختر بها حتى أدرك فضرب وأخذت منه وسمى لص الحمام فقال الآن طابت الإقامة في هذه البلد
wali malamatiyyah adalah kaum yg selalu menjaga kebaikan hatinya untuk ALLOH semata,mereka tidak menyukai orang lain melihat amalnya-amalnya,dan ketika seseorang mengetahui kebaikannya,maka mereka segera merusak amal-amal tersebut yaitu dengan melakukan perbuatan atau perkataan yg klihatannya tercela seperti contoh pencurian yang dilakukan sebagian auliya' yaitu IBROHIM AL-KHOWAAS semoga ALLOH memberikan manfaat dan kejadian ini cukup untuk dipetik sebagai ilmu pengetahuan.ketika itu penduduk kampungnya menganggap ibrohim bin khowaas mencuri beberapa potong baju kepunyaan pangeran dari sebuah pemandian air hangat mereka menjumpai ibrahim dengan bangga keluar dari pemandian ,kemudian ditangkap rame-rame oleh penduduk ,dipukul dan baju-baju itu diambil kembali.kemudian beliau mendapat julukan
"pencuri pemandian air hangat"
setelah kejadian itu,ibrahim pun berucap,sekarang baru dikatakan baik berdiam dikampung ini,
فإن قلت ما تأويله في لبس ثياب الغير قلت يحتمل أنه علم عتبه ورضاه بل أرضاه وإن لم يعلم قلبه نظرا إلى الغالب لأن من اطلع على باطن عبد أنه في غاية الصلاح وأن لبسه هذا الزمن اليسير ليطهر نفسه من النظر إلى الخلق رضى له بذلك قطعا
jika kamu bertanya,apa sebaiknya alasan yang tepat untuk diperbolehkan memakai pakaian orang lain (dalam peristiwa ini)saya katakan bahwa kemungkinan ibrahim bin khowaas telah mengetahui kadar kemarahan dan kerelaan pemiliknya,bahkan kejadian itu bisa menyebabkan kerelaannya,meskipun hatinya tidk mengethui secara pasti,namun hal itu bisa berdasar pada kebiasaan,karena jika si pangeran tadi mengetahui kebaikan seorang hamba (ibrohim) yang memakai pakaiannya dalam waktu sebentar dengan tujuan membersihkan hati supaya tidak dipandang simpati oleh para mahluk niscaya ia akan merelakannya
وقد صرح الشافعي رضي الله عنه بأنه يجوز أخذ خلال وخلالين من مال الغير نظرا إلى أن ذلك مما يتسامح به عادة ومسئلتنا أولى من ذلك لأن أكثر الناس مجبولون على محبة هذه الطائفة بل كلهم منقادون إلى الصادقين من أهلها ثم رأيت بعضهم أجاب بجواب آخر حين سأله فقيه عنها لا أقنع إلا بكلام الفقهاء فقال أليس يجوز في ظاهر الفقه استعمال بعض المحرمات للضرورة كالتداوي بالنجاسة فقال الفقيه بلى
sungguh as syafii telah menerangkan bahwa diperbolehkan mengambil 1 atau 2 cukil gigi dari harta orang lain,karena pada umumnya kejadian seperti ini bisa dimaafkan,sementara itu masalah yang sedang kita bicarakan ini lebih penting dari pada hanya sekedar mengambil cukil gigi,lagi pula kebanyakan manusia sangat menyukai kaum shufi atau bahkan menjadi pengikut setia dari kelompok mereka.kemudian aku mengamati sebagian fuqoha' memberikan jawaban lain ketika ditanya oleh seorang faqieh tentang peristiwa diatas,sebelumnya ia mengatakan,,aku tidak akan menerima kecuali dengan jawaban yang sesuai dengan pendapat fuqoha'maka mereka pun memberikan jawabanbukankah menurut dzohirnya fiqih diperbolehkan berobat dengan sebagian dari barang-barang yang diharamkan karena dlorurot seperti halnya memakai obat yg najis?maka faqih tersebut pun menjawab ya memang benar demikian
الفتاوى الحديثية لابن حجر الهيتمي - (ج 1 / ص 226)
Wallaahu A"laamu Bis Showaab
LINK ASAL :
https://www.facebook.com/groups/kiss.donk/permalink/633418496695908/?stream_ref=3
0596. TANDA KEBODOHAN
Oleh : Aboe Khidir
"TANDA KEBODOHAN"
Man roaetahu mujiban an kulli ma su'ila wamu'abirron an kulli ma syuhida wadzakiron kulla ma alima fastadilla ala dzalika an wujudi jahlihi
("Jikalau engkau melihat seseorang yang menjawab setiap pertanyaan yang di ungkapkan kepadanya, menjawab segala sesuatu yang dilihatnya, dan menyebutkan semua yg diketahui nya, maka itu adalah bukti KEBODOHAN nya")
Alhikam 144
"TANDA KEMATIAN HATI"
Min alamati mautil qolby adamul hujni ala ma fataka minal muwafiqoti watarkunnadami ala ma fa'altahu min wujudijjallati
("Diantara tanda kematian hati adalah engkau tidak bersedih ketika melewatkan keta'atan, dan tidak menyesal ketika melakukan kema'siyyatan")
Alhikam 111
BERSAHABATLAH DENGAN ORANG YANG LEBiH BAIK
La tashabu man la yanhadluka haluhu wala yadulluka alallohi maaqoluhu
("Janganlah bersahabat dengan orang yang kondisinya tidak membangkitkan anda, dan perkataan nya tidak mengantarkan anda menuju ALLOH Subhanahu Wata'ala")
Al-Hikam 101
ORANG ALIM, JAHIL,Dan HAWA NAFSU
Wa li'an tashaba jahilan la yardlo an nafsihi khoerun laka min an tashaba aaliman yardlo an nafsih, fa ayyu ilmin li'aalimin yardlo an nafsihi wa ayyu jahlin lijaahilin la yardlo an nafsih
("Jikalau anda berteman dengan orang bodoh yg tidak memperturutkan hawa nafsu nya lebih baik
bagi anda daripada berteman dengan orang pintar, tetapi memperturutkan hawa nafsu nya ,Ilmu apakah yang layak disandang oleh seorang alim yang memperturutkan hawa nafsu nya? Dan, kejahilan apa yang masih disandang oleh seseorang yang tidak memperturutkan hawa nafsu nya?")
Alhikam 84
LINK ASAL :
https://www.facebook.com/groups/kiss.donk/permalink/629784473725977/
"TANDA KEBODOHAN"
Man roaetahu mujiban an kulli ma su'ila wamu'abirron an kulli ma syuhida wadzakiron kulla ma alima fastadilla ala dzalika an wujudi jahlihi
("Jikalau engkau melihat seseorang yang menjawab setiap pertanyaan yang di ungkapkan kepadanya, menjawab segala sesuatu yang dilihatnya, dan menyebutkan semua yg diketahui nya, maka itu adalah bukti KEBODOHAN nya")
Alhikam 144
"TANDA KEMATIAN HATI"
Min alamati mautil qolby adamul hujni ala ma fataka minal muwafiqoti watarkunnadami ala ma fa'altahu min wujudijjallati
("Diantara tanda kematian hati adalah engkau tidak bersedih ketika melewatkan keta'atan, dan tidak menyesal ketika melakukan kema'siyyatan")
Alhikam 111
BERSAHABATLAH DENGAN ORANG YANG LEBiH BAIK
La tashabu man la yanhadluka haluhu wala yadulluka alallohi maaqoluhu
("Janganlah bersahabat dengan orang yang kondisinya tidak membangkitkan anda, dan perkataan nya tidak mengantarkan anda menuju ALLOH Subhanahu Wata'ala")
Al-Hikam 101
ORANG ALIM, JAHIL,Dan HAWA NAFSU
Wa li'an tashaba jahilan la yardlo an nafsihi khoerun laka min an tashaba aaliman yardlo an nafsih, fa ayyu ilmin li'aalimin yardlo an nafsihi wa ayyu jahlin lijaahilin la yardlo an nafsih
("Jikalau anda berteman dengan orang bodoh yg tidak memperturutkan hawa nafsu nya lebih baik
bagi anda daripada berteman dengan orang pintar, tetapi memperturutkan hawa nafsu nya ,Ilmu apakah yang layak disandang oleh seorang alim yang memperturutkan hawa nafsu nya? Dan, kejahilan apa yang masih disandang oleh seseorang yang tidak memperturutkan hawa nafsu nya?")
Alhikam 84
LINK ASAL :
https://www.facebook.com/groups/kiss.donk/permalink/629784473725977/
0583. KITAB AL-UMM ; BERSUCI BAGIAN I & II
• Mentari Dalam Hujan
assalamu`alaikum
kitab al-umm
Bersuci Bagian I
Diceritakan oleh Rabi' bin Sulaiman, Imam Syafi'i berkata:
Allah berfirman dalam Quran Surah QS Al-Maaidah 5:6 (yang artinya):
"Apabila kamu hendak melaksanakan salat,maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu."
imam Syafi'i berkata: maka jelaslah bahwa bersesuci itu dengan air. Allah menjelaskan dalam ayat ini bahwa bersesuci itu memakai air. Orang juga berfikir bahwa bersuci itu dengan air.Dan air itu adalah sesuatu yang diciptakan Allah.
Penyebutan air itu berlaku umum. Baik air hujan, air sungai, air sumur, air gunung dan air laut itu sama dalam arti dapat dipakai untuk berwudhu dan mandi junub.
Makna eksplisit dari QS Al-Maidah 5:2 adalah seluruh air itu suci. Baik air laut dan lainnya.Dan itu sesuai dengan sebuah hadits yang berasal dari rawi (periwayat hadits) yang sanadnya tidak aku ketahui.
(Al-Umm I/41)
ﻛﺘﺎﺏ ﺍﻟﻄﻬﺎﺭﺓ
ِﻢْﺳِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴﻢِ * ﺃﺧﺒﺮﻧﺎ ﺍﻟﺮَّﺑِﻴﻊُ ﺑﻦ ﺳُﻠَﻴْﻤَﺎﻥَﻗﺎﻝ ﺃﺧﺒﺮﻧﺎ ﺍﻟﺸَّﺎﻓِﻌِﻲُّ ﺭَﺣِﻤَﻪُ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ ﻗﺎﻝ ﻗﺎﻝ ﺍﻟﻠَّﻪُﻋﺰ ﻭﺟﻞ } ﺇﺫَﺍ ﻗُﻤْﺘُﻢْ ﺇﻟَﻰ ﺍﻟﺼَّﻠَﺎﺓِ ﻓَﺎﻏْﺴِﻠُﻮﺍ ﻭُﺟُﻮﻫَﻜُﻢْﻭَﺃَﻳْﺪِﻳَﻜُﻢْ ﺇﻟَﻰ ﺍﻟْﻤَﺮَﺍﻓِﻖِ ﻭَﺍﻣْﺴَﺤُﻮﺍ ﺑﺮﺅﻭﺳﻜﻢ((( ﺑﺮﺀﻭﺳﻜﻢ ))) ﻭَﺃَﺭْﺟُﻠَﻜُﻢْ { ﺍﻟْﺂﻳَﺔَ +
( ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸَّﺎﻓِﻌِﻲُّ ) ﻓَﻜَﺎﻥَ ﺑَﻴِّﻨًﺎ ﻋِﻨْﺪَ ﻣﻦ ﺧُﻮﻃِﺐَ ﺑِﺎﻟْﺂﻳَﺔِﺃَﻥَّ ﻏَﺴْﻠَﻬُﻢْ ﺇﻧَّﻤَﺎ ﻛﺎﻥ ﺑِﺎﻟْﻤَﺎﺀِ ﺛُﻢَّ ﺃَﺑَﺎﻥَ ﻓﻲ ﻫﺬﻩ ﺍﻟْﺂﻳَﺔِ ﺃَﻥَّﺍﻟْﻐُﺴْﻞَ ﺑِﺎﻟْﻤَﺎﺀِ ﻭﻛﺎﻥ ﻣَﻌْﻘُﻮﻟًﺎ ﻋِﻨْﺪَ ﻣﻦ ﺧُﻮﻃِﺐَ ﺑِﺎﻟْﺂﻳَﺔِ ﺃَﻥَّﺍﻟْﻤَﺎﺀَ ﻣﺎ ﺧَﻠَﻖَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺗَﺒَﺎﺭَﻙَ ﻭَﺗَﻌَﺎﻟَﻰ ﻣِﻤَّﺎ ﻟَﺎ ﺻَﻨْﻌَﺔَ ﻓﻴﻪﻟِﻠْﺂﺩَﻣِﻴِّﻴﻦَ
ﻭَﺫِﻛْﺮُ ﺍﻟْﻤَﺎﺀِ ﻋَﺎﻣًّﺎ ﻓَﻜَﺎﻥَ ﻣَﺎﺀُ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀِ ﻭَﻣَﺎﺀُ ﺍﻟْﺄَﻧْﻬَﺎﺭِﻭَﺍﻟْﺂﺑَﺎﺭِ ﻭَﺍﻟْﻘُﻠَّﺎﺕِ ﻭَﺍﻟْﺒِﺤَﺎﺭِ ﺍﻟْﻌَﺬْﺏُ ﻣﻦ ﺟَﻤِﻴﻌِﻪِ ﻭَﺍﻟْﺄُﺟَﺎﺝُﺳَﻮَﺍﺀً ﻓﻲ ﺃَﻧَّﻪُ ﻳُﻄَﻬِّﺮُ ﻣﻦ ﺗَﻮَﺿَّﺄَ ﻭَﺍﻏْﺘَﺴَﻞَ ﻣﻨﻪ
ﻭَﻇَﺎﻫِﺮُ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥِ ﻳَﺪُﻝُّ ﻋﻠﻰ ﺃَﻥَّ ﻛُﻞَّ ﻣَﺎﺀٍ ﻃَﺎﻫِﺮٌ ﻣَﺎﺀُ ﺑَﺤْﺮٍﻭَﻏَﻴْﺮِﻩِ ﻭﻗﺪ ﺭُﻭِﻱَ ﻓﻴﻪ ﻋﻦ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢﺣَﺪِﻳﺚٌ ﻳُﻮَﺍﻓِﻖُ ﻇَﺎﻫِﺮَ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥِ ﻓﻲ ﺇﺳْﻨَﺎﺩِﻩِ ﻣﻦ ﻟَﺎ ﺃَﻋْﺮِﻓُﻪُ .
ﺍﻟﻤﺮﺟﻊ: ﻛﺘﺎﺏ ﺍﻵﻡ ﻟﻺﻣﺎﻡ ﺍﻟﺸﺎﻓﻌﻲ ﺍﻟﺠﺰﺀ ﺍﻵﻭﻝ ﺹ41
Bersuci bagian II
Imam Syafi'i berkata Malik menceritakan padaku dari Sofwan bin Sulaim dari Said bin Salamah, seorang dari kabilah Alu bin Al-Arzaq, bahwa Al-Mughirah bin Abi Burdah dari Bani Abdiddar menceritakan padanya bahwa dia mendengar Abu Hurairah berkata, seorang laki-laki bertanya pada Nabi:
Wahai Rasulullah kami sedang berlayar dan memiliki sedikit (persediaan) air. Apabila kami gunakan untuk wudhu niscaya kami akan kehausan. Bolehkah kami berwudhu dengan air laut?
Nabi berkata:(Boleh). Air laut itu suci dan halal bangkai binatang laut.
Abu Hurairah berkata, Nabi bersabda:
Barangsiapa yang tidak dapat disucikan oleh air laut, maka Allah tidak akan menyucikannya.
Imam Syafi'i berkata:
air hukumnya suci selagi tidak kecampuran najis. Baik air dingin, air salju, air yang dipanaskan atau tidak. Karena air itu suci. Sedangkan api tidak menajiskan air.
Diriwayatkan dari Aslam bahwasanya Umar bin Khattab bisa memaskan air untuk mandi.
Syafi'i berkata, saya tidak memakruhkan air yang panas karena matahari kecuali karena dari sudut pandang kesehatan.
Bersuci Bagian II dari Kitab Al-Umm Imam Syafi'i I/41-42
ﻛﺘﺎﺏ ﺍﻟﻄﻬﺎﺭﺓ) ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸَّﺎﻓِﻌِﻲُّ ( ﺃﺧﺒﺮﻧﺎ ﻣَﺎﻟِﻚٌ ﻋﻦ ﺻَﻔْﻮَﺍﻥَ ﺑﻦ ﺳُﻠَﻴْﻢٍﻋﻦ ﺳَﻌِﻴﺪِ ﺑﻦ ﺳَﻠَﻤَﺔَ ﺭَﺟُﻞٌ ﻣﻦ ﺁﻝِ ﺑﻦ ﺍﻟْﺄَﺯْﺭَﻕِ ﺃَﻥَّﺍﻟْﻤُﻐِﻴﺮَﺓَ ﺑﻦ ﺃﺑﻲ ﺑُﺮْﺩَﺓَ ﻭﻫﻮ ﻣﻦ ﺑَﻨِﻲ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﺪَّﺍﺭِ ﺧَﺒَّﺮَﻩُﺃَﻧَّﻪُ ﺳﻤﻊ ﺃَﺑَﺎ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋﻨﻪ ﻳﻘﻮﻝ ﺳَﺄَﻝَ ﺭَﺟُﻞٌﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻓﻘﺎﻝ ﻳﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺇﻧَّﺎﻧَﺮْﻛَﺐُ ﺍﻟْﺒَﺤْﺮَ ﻭَﻣَﻌَﻨَﺎ ﺍﻟْﻘَﻠِﻴﻞُ ﻣﻦ ﺍﻟْﻤَﺎﺀِ ﻓَﺈِﻥْ ﺗَﻮَﺿَّﺄْﻧَﺎ ﺑِﻪِﻋَﻄِﺸْﻨَﺎ ﺃَﻓَﻨَﺘَﻮَﺿَّﺄُ ﺑِﻤَﺎﺀِ ﺍﻟْﺒَﺤْﺮِ ﻓﻘﺎﻝ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻫﻮ ﺍﻟﻄَّﻬُﻮﺭُ ﻣَﺎﺅُﻩُ ﺍﻟْﺤِﻞُّ ﻣَﻴْﺘَﺘُﻪُ) ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸَّﺎﻓِﻌِﻲُّ ( ﺃﺧﺒﺮﻧﺎ ﺇﺑْﺮَﺍﻫِﻴﻢُ ﺑﻦ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﻋﻦ ﻋﺒﺪﺍﻟْﻌَﺰِﻳﺰِ ﺑﻦ ﻋُﻤَﺮَ ﻋﻦ ﺳَﻌِﻴﺪِ ﺑﻦ ﺛَﻮْﺑَﺎﻥَ ﻋﻦ ﺃﺑﻲ ﻫِﻨْﺪٍﺍﻟْﻔِﺮَﺍﺳِﻲِّ ﻋﻦ ﺃﺑﻲ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ ﻋﻦ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋﻠﻴﻪﻭﺳﻠﻢ ﻗﺎﻝ ﻣﻦ ﻟﻢ ﻳُﻄَﻬِّﺮْﻩُ ﺍﻟْﺒَﺤْﺮُ ﻓَﻠَﺎ ﻃَﻬَّﺮَﻩُ ﺍﻟﻠَّﻪُ +) ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸَّﺎﻓِﻌِﻲُّ ( ﻓَﻜُﻞُّ ﺍﻟْﻤَﺎﺀِ ﻃَﻬُﻮﺭٌ ﻣﺎ ﻟﻢ ﺗُﺨَﺎﻟِﻄْﻪُﻧَﺠَﺎﺳَﺔٌ ﻭَﻟَﺎ ﻃَﻬُﻮﺭَ ﺇﻟَّﺎ ﻓﻴﻪ ﺃﻭ ﻓﻲ ﺍﻟﺼَّﻌِﻴﺪِ ﻭَﺳَﻮَﺍﺀٌ ﻛُﻞُّﻣَﺎﺀٍ ﻣﻦ ﺑَﺮَﺩٍ ﺃﻭ ﺛَﻠْﺞٍ ﺃُﺫِﻳﺐَ ﻭَﻣَﺎﺀٍ ﻣُﺴَﺨَّﻦٍ ﻭَﻏَﻴْﺮِ ﻣُﺴَﺨَّﻦٍﻟِﺄَﻥَّ ﺍﻟْﻤَﺎﺀَ ﻟﻪ ﻃَﻬَﺎﺭَﺓُ ﻭَﺍﻟﻨَّﺎﺭُ ﻟَﺎ ﺗُﻨَﺠِّﺲُ ﺍﻟْﻤَﺎﺀَ) ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸَّﺎﻓِﻌِﻲُّ ( ﺃﺧﺒﺮﻧﺎ ﺇﺑْﺮَﺍﻫِﻴﻢُ ﺑﻦ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﻋﻦ ﺯَﻳْﺪِﺑﻦ ﺃَﺳْﻠَﻢَ ﻋﻦ ﺃﺑﻴﻪ ﺃَﻥَّ ﻋُﻤَﺮَ ﺑﻦ ﺍﻟْﺨَﻄَّﺎﺏِ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋﻨﻪﻛﺎﻥ ﻳُﺴَﺨَّﻦُ ﻟﻪ ﺍﻟْﻤَﺎﺀُ ﻓَﻴَﻐْﺘَﺴِﻞُ ﺑِﻪِ ﻭَﻳَﺘَﻮَﺿَّﺄُ ﺑِﻪِ + ) ﻗﺎﻝﺍﻟﺸَّﺎﻓِﻌِﻲُّ ( ﻭَﻟَﺎ ﺃَﻛْﺮَﻩُ ﺍﻟْﻤَﺎﺀَ ﺍﻟْﻤُﺸَﻤَّﺲَ ﺇﻟَّﺎ ﻣﻦ ﺟِﻬَﺔِ ﺍﻟﻄِّﺐ
LINK ASAL :
https://www.facebook.com/groups/kiss.donk/permalink/629239397113818/
assalamu`alaikum
kitab al-umm
Bersuci Bagian I
Diceritakan oleh Rabi' bin Sulaiman, Imam Syafi'i berkata:
Allah berfirman dalam Quran Surah QS Al-Maaidah 5:6 (yang artinya):
"Apabila kamu hendak melaksanakan salat,maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu."
imam Syafi'i berkata: maka jelaslah bahwa bersesuci itu dengan air. Allah menjelaskan dalam ayat ini bahwa bersesuci itu memakai air. Orang juga berfikir bahwa bersuci itu dengan air.Dan air itu adalah sesuatu yang diciptakan Allah.
Penyebutan air itu berlaku umum. Baik air hujan, air sungai, air sumur, air gunung dan air laut itu sama dalam arti dapat dipakai untuk berwudhu dan mandi junub.
Makna eksplisit dari QS Al-Maidah 5:2 adalah seluruh air itu suci. Baik air laut dan lainnya.Dan itu sesuai dengan sebuah hadits yang berasal dari rawi (periwayat hadits) yang sanadnya tidak aku ketahui.
(Al-Umm I/41)
ﻛﺘﺎﺏ ﺍﻟﻄﻬﺎﺭﺓ
ِﻢْﺳِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴﻢِ * ﺃﺧﺒﺮﻧﺎ ﺍﻟﺮَّﺑِﻴﻊُ ﺑﻦ ﺳُﻠَﻴْﻤَﺎﻥَﻗﺎﻝ ﺃﺧﺒﺮﻧﺎ ﺍﻟﺸَّﺎﻓِﻌِﻲُّ ﺭَﺣِﻤَﻪُ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ ﻗﺎﻝ ﻗﺎﻝ ﺍﻟﻠَّﻪُﻋﺰ ﻭﺟﻞ } ﺇﺫَﺍ ﻗُﻤْﺘُﻢْ ﺇﻟَﻰ ﺍﻟﺼَّﻠَﺎﺓِ ﻓَﺎﻏْﺴِﻠُﻮﺍ ﻭُﺟُﻮﻫَﻜُﻢْﻭَﺃَﻳْﺪِﻳَﻜُﻢْ ﺇﻟَﻰ ﺍﻟْﻤَﺮَﺍﻓِﻖِ ﻭَﺍﻣْﺴَﺤُﻮﺍ ﺑﺮﺅﻭﺳﻜﻢ((( ﺑﺮﺀﻭﺳﻜﻢ ))) ﻭَﺃَﺭْﺟُﻠَﻜُﻢْ { ﺍﻟْﺂﻳَﺔَ +
( ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸَّﺎﻓِﻌِﻲُّ ) ﻓَﻜَﺎﻥَ ﺑَﻴِّﻨًﺎ ﻋِﻨْﺪَ ﻣﻦ ﺧُﻮﻃِﺐَ ﺑِﺎﻟْﺂﻳَﺔِﺃَﻥَّ ﻏَﺴْﻠَﻬُﻢْ ﺇﻧَّﻤَﺎ ﻛﺎﻥ ﺑِﺎﻟْﻤَﺎﺀِ ﺛُﻢَّ ﺃَﺑَﺎﻥَ ﻓﻲ ﻫﺬﻩ ﺍﻟْﺂﻳَﺔِ ﺃَﻥَّﺍﻟْﻐُﺴْﻞَ ﺑِﺎﻟْﻤَﺎﺀِ ﻭﻛﺎﻥ ﻣَﻌْﻘُﻮﻟًﺎ ﻋِﻨْﺪَ ﻣﻦ ﺧُﻮﻃِﺐَ ﺑِﺎﻟْﺂﻳَﺔِ ﺃَﻥَّﺍﻟْﻤَﺎﺀَ ﻣﺎ ﺧَﻠَﻖَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺗَﺒَﺎﺭَﻙَ ﻭَﺗَﻌَﺎﻟَﻰ ﻣِﻤَّﺎ ﻟَﺎ ﺻَﻨْﻌَﺔَ ﻓﻴﻪﻟِﻠْﺂﺩَﻣِﻴِّﻴﻦَ
ﻭَﺫِﻛْﺮُ ﺍﻟْﻤَﺎﺀِ ﻋَﺎﻣًّﺎ ﻓَﻜَﺎﻥَ ﻣَﺎﺀُ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀِ ﻭَﻣَﺎﺀُ ﺍﻟْﺄَﻧْﻬَﺎﺭِﻭَﺍﻟْﺂﺑَﺎﺭِ ﻭَﺍﻟْﻘُﻠَّﺎﺕِ ﻭَﺍﻟْﺒِﺤَﺎﺭِ ﺍﻟْﻌَﺬْﺏُ ﻣﻦ ﺟَﻤِﻴﻌِﻪِ ﻭَﺍﻟْﺄُﺟَﺎﺝُﺳَﻮَﺍﺀً ﻓﻲ ﺃَﻧَّﻪُ ﻳُﻄَﻬِّﺮُ ﻣﻦ ﺗَﻮَﺿَّﺄَ ﻭَﺍﻏْﺘَﺴَﻞَ ﻣﻨﻪ
ﻭَﻇَﺎﻫِﺮُ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥِ ﻳَﺪُﻝُّ ﻋﻠﻰ ﺃَﻥَّ ﻛُﻞَّ ﻣَﺎﺀٍ ﻃَﺎﻫِﺮٌ ﻣَﺎﺀُ ﺑَﺤْﺮٍﻭَﻏَﻴْﺮِﻩِ ﻭﻗﺪ ﺭُﻭِﻱَ ﻓﻴﻪ ﻋﻦ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢﺣَﺪِﻳﺚٌ ﻳُﻮَﺍﻓِﻖُ ﻇَﺎﻫِﺮَ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥِ ﻓﻲ ﺇﺳْﻨَﺎﺩِﻩِ ﻣﻦ ﻟَﺎ ﺃَﻋْﺮِﻓُﻪُ .
ﺍﻟﻤﺮﺟﻊ: ﻛﺘﺎﺏ ﺍﻵﻡ ﻟﻺﻣﺎﻡ ﺍﻟﺸﺎﻓﻌﻲ ﺍﻟﺠﺰﺀ ﺍﻵﻭﻝ ﺹ41
Bersuci bagian II
Imam Syafi'i berkata Malik menceritakan padaku dari Sofwan bin Sulaim dari Said bin Salamah, seorang dari kabilah Alu bin Al-Arzaq, bahwa Al-Mughirah bin Abi Burdah dari Bani Abdiddar menceritakan padanya bahwa dia mendengar Abu Hurairah berkata, seorang laki-laki bertanya pada Nabi:
Wahai Rasulullah kami sedang berlayar dan memiliki sedikit (persediaan) air. Apabila kami gunakan untuk wudhu niscaya kami akan kehausan. Bolehkah kami berwudhu dengan air laut?
Nabi berkata:(Boleh). Air laut itu suci dan halal bangkai binatang laut.
Abu Hurairah berkata, Nabi bersabda:
Barangsiapa yang tidak dapat disucikan oleh air laut, maka Allah tidak akan menyucikannya.
Imam Syafi'i berkata:
air hukumnya suci selagi tidak kecampuran najis. Baik air dingin, air salju, air yang dipanaskan atau tidak. Karena air itu suci. Sedangkan api tidak menajiskan air.
Diriwayatkan dari Aslam bahwasanya Umar bin Khattab bisa memaskan air untuk mandi.
Syafi'i berkata, saya tidak memakruhkan air yang panas karena matahari kecuali karena dari sudut pandang kesehatan.
Bersuci Bagian II dari Kitab Al-Umm Imam Syafi'i I/41-42
ﻛﺘﺎﺏ ﺍﻟﻄﻬﺎﺭﺓ) ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸَّﺎﻓِﻌِﻲُّ ( ﺃﺧﺒﺮﻧﺎ ﻣَﺎﻟِﻚٌ ﻋﻦ ﺻَﻔْﻮَﺍﻥَ ﺑﻦ ﺳُﻠَﻴْﻢٍﻋﻦ ﺳَﻌِﻴﺪِ ﺑﻦ ﺳَﻠَﻤَﺔَ ﺭَﺟُﻞٌ ﻣﻦ ﺁﻝِ ﺑﻦ ﺍﻟْﺄَﺯْﺭَﻕِ ﺃَﻥَّﺍﻟْﻤُﻐِﻴﺮَﺓَ ﺑﻦ ﺃﺑﻲ ﺑُﺮْﺩَﺓَ ﻭﻫﻮ ﻣﻦ ﺑَﻨِﻲ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﺪَّﺍﺭِ ﺧَﺒَّﺮَﻩُﺃَﻧَّﻪُ ﺳﻤﻊ ﺃَﺑَﺎ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋﻨﻪ ﻳﻘﻮﻝ ﺳَﺄَﻝَ ﺭَﺟُﻞٌﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻓﻘﺎﻝ ﻳﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺇﻧَّﺎﻧَﺮْﻛَﺐُ ﺍﻟْﺒَﺤْﺮَ ﻭَﻣَﻌَﻨَﺎ ﺍﻟْﻘَﻠِﻴﻞُ ﻣﻦ ﺍﻟْﻤَﺎﺀِ ﻓَﺈِﻥْ ﺗَﻮَﺿَّﺄْﻧَﺎ ﺑِﻪِﻋَﻄِﺸْﻨَﺎ ﺃَﻓَﻨَﺘَﻮَﺿَّﺄُ ﺑِﻤَﺎﺀِ ﺍﻟْﺒَﺤْﺮِ ﻓﻘﺎﻝ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻫﻮ ﺍﻟﻄَّﻬُﻮﺭُ ﻣَﺎﺅُﻩُ ﺍﻟْﺤِﻞُّ ﻣَﻴْﺘَﺘُﻪُ) ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸَّﺎﻓِﻌِﻲُّ ( ﺃﺧﺒﺮﻧﺎ ﺇﺑْﺮَﺍﻫِﻴﻢُ ﺑﻦ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﻋﻦ ﻋﺒﺪﺍﻟْﻌَﺰِﻳﺰِ ﺑﻦ ﻋُﻤَﺮَ ﻋﻦ ﺳَﻌِﻴﺪِ ﺑﻦ ﺛَﻮْﺑَﺎﻥَ ﻋﻦ ﺃﺑﻲ ﻫِﻨْﺪٍﺍﻟْﻔِﺮَﺍﺳِﻲِّ ﻋﻦ ﺃﺑﻲ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ ﻋﻦ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋﻠﻴﻪﻭﺳﻠﻢ ﻗﺎﻝ ﻣﻦ ﻟﻢ ﻳُﻄَﻬِّﺮْﻩُ ﺍﻟْﺒَﺤْﺮُ ﻓَﻠَﺎ ﻃَﻬَّﺮَﻩُ ﺍﻟﻠَّﻪُ +) ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸَّﺎﻓِﻌِﻲُّ ( ﻓَﻜُﻞُّ ﺍﻟْﻤَﺎﺀِ ﻃَﻬُﻮﺭٌ ﻣﺎ ﻟﻢ ﺗُﺨَﺎﻟِﻄْﻪُﻧَﺠَﺎﺳَﺔٌ ﻭَﻟَﺎ ﻃَﻬُﻮﺭَ ﺇﻟَّﺎ ﻓﻴﻪ ﺃﻭ ﻓﻲ ﺍﻟﺼَّﻌِﻴﺪِ ﻭَﺳَﻮَﺍﺀٌ ﻛُﻞُّﻣَﺎﺀٍ ﻣﻦ ﺑَﺮَﺩٍ ﺃﻭ ﺛَﻠْﺞٍ ﺃُﺫِﻳﺐَ ﻭَﻣَﺎﺀٍ ﻣُﺴَﺨَّﻦٍ ﻭَﻏَﻴْﺮِ ﻣُﺴَﺨَّﻦٍﻟِﺄَﻥَّ ﺍﻟْﻤَﺎﺀَ ﻟﻪ ﻃَﻬَﺎﺭَﺓُ ﻭَﺍﻟﻨَّﺎﺭُ ﻟَﺎ ﺗُﻨَﺠِّﺲُ ﺍﻟْﻤَﺎﺀَ) ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸَّﺎﻓِﻌِﻲُّ ( ﺃﺧﺒﺮﻧﺎ ﺇﺑْﺮَﺍﻫِﻴﻢُ ﺑﻦ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﻋﻦ ﺯَﻳْﺪِﺑﻦ ﺃَﺳْﻠَﻢَ ﻋﻦ ﺃﺑﻴﻪ ﺃَﻥَّ ﻋُﻤَﺮَ ﺑﻦ ﺍﻟْﺨَﻄَّﺎﺏِ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋﻨﻪﻛﺎﻥ ﻳُﺴَﺨَّﻦُ ﻟﻪ ﺍﻟْﻤَﺎﺀُ ﻓَﻴَﻐْﺘَﺴِﻞُ ﺑِﻪِ ﻭَﻳَﺘَﻮَﺿَّﺄُ ﺑِﻪِ + ) ﻗﺎﻝﺍﻟﺸَّﺎﻓِﻌِﻲُّ ( ﻭَﻟَﺎ ﺃَﻛْﺮَﻩُ ﺍﻟْﻤَﺎﺀَ ﺍﻟْﻤُﺸَﻤَّﺲَ ﺇﻟَّﺎ ﻣﻦ ﺟِﻬَﺔِ ﺍﻟﻄِّﺐ
LINK ASAL :
https://www.facebook.com/groups/kiss.donk/permalink/629239397113818/
0581. ORANG KAYA YANG BERSYUKUR VS ORANG FAQIR YANG SABAR
• Mbah Godek
ORANG KAYA YANG BERSYUKUR VS ORANG FAQIR YANG SABAR
=======================
ORANG KAYA YANG BERSYUKUR LEBIH UTAMA DARI PADA ORANG FAQIR YANG SABAR
الفتاوى الحديثية لابن حجر الهيتمي (ص: 32)
وقد استدل ابن عبد السلام على تفضيل الغني الشاكر على الفقير الصابر بأن الله تعالى لا يختار لنبيه إلا الأفضل ، وأفضل أحواله ( صلى الله عليه وسلم ) الحالة التي توفاه الله عليها وكانت تلك الحالة على غاية من غناه ( صلى الله عليه وسلم ) فدل على فضل الغني بشرطه على الفقر
Sungguh syekh Ibnu Abdis Salam mengambil dasar tentang lebih utamanya orang kaya yang bersyukur dari pada orang faqir yang bersabar dengan dalil bahwa Allah tidak mungkin memberikan pilihan untuk Nabinya kecuali yang terbaik baginya,sedangkan sebaik-baiknya keadaan Nabi SAW adalah keadaan saat beliau wafat,pada waktu itu Rosululloh SAW dalam keadaan sangat kaya raya,dengan demikian hal itu menunjukkan bahwa keadaan kaya dengan bersyukur lebih baik dari pada faqir
------------------
ORANG FAQIR YANG SABAR LEBIH UTAMA DARI PADA ORANG KAYA YANG BERSYUKUR
Dalam manaqib syeh Abdul qodir Al-jaelani
وكان يقول الفقير الصابر افضل من الغنى الشاكروالفقير الشاكر افضل منهما والفقير الصابر الشاكر افضل من الكل
Syekh Abdul Qodir Al-jailani berkataorang faqir yang sabar lebih utama dari pada orang kaya yang bersyukurorang faqir yang bersyukur lebih utama dari keduanya (orang faqir yg sabar dan orang kaya yg syukur)orang faqir yang sabar dan bersyukur lebih utama dari semuanya (orang faqir yg sabar,orang faqir yg syukur dan orang kaya yg syukur)
------------------------------
Banyak sekali orang yang salah faham mengartika zuhud menurut mereka zuhud diidentikkan dengan keadaan bersahaya yang dilebih-lebihkan (kemiskinan) padahal zuhud adalah kondisi yang berkaitan dengan bathin seseorang yang telah berhasil melepaskan dari keterikatan nilai-nilai duniawi meskipun ia dalam keadaan kaya rayaAl-bakri mengambil contoh seperti halnya Nabi Sulaiman AS.beliau ini adalah orang yang paling kaya dan paling dermawan,menurut Al-bakri kedermawaan Nabi Sulaiman ini tak lebih karena kondisi bathinnya sudah bisa terbebaskan dari hal-hal yang bersifat duniawi
keterangan selengkapnya baca kitab kifayatul atqiya' hal 21 tentang zuhud
WALLOHU A'LAM
LINK ASAL :
https://www.facebook.com/groups/kiss.donk/permalink/629286653775759/
ORANG KAYA YANG BERSYUKUR VS ORANG FAQIR YANG SABAR
=======================
ORANG KAYA YANG BERSYUKUR LEBIH UTAMA DARI PADA ORANG FAQIR YANG SABAR
الفتاوى الحديثية لابن حجر الهيتمي (ص: 32)
وقد استدل ابن عبد السلام على تفضيل الغني الشاكر على الفقير الصابر بأن الله تعالى لا يختار لنبيه إلا الأفضل ، وأفضل أحواله ( صلى الله عليه وسلم ) الحالة التي توفاه الله عليها وكانت تلك الحالة على غاية من غناه ( صلى الله عليه وسلم ) فدل على فضل الغني بشرطه على الفقر
Sungguh syekh Ibnu Abdis Salam mengambil dasar tentang lebih utamanya orang kaya yang bersyukur dari pada orang faqir yang bersabar dengan dalil bahwa Allah tidak mungkin memberikan pilihan untuk Nabinya kecuali yang terbaik baginya,sedangkan sebaik-baiknya keadaan Nabi SAW adalah keadaan saat beliau wafat,pada waktu itu Rosululloh SAW dalam keadaan sangat kaya raya,dengan demikian hal itu menunjukkan bahwa keadaan kaya dengan bersyukur lebih baik dari pada faqir
------------------
ORANG FAQIR YANG SABAR LEBIH UTAMA DARI PADA ORANG KAYA YANG BERSYUKUR
Dalam manaqib syeh Abdul qodir Al-jaelani
وكان يقول الفقير الصابر افضل من الغنى الشاكروالفقير الشاكر افضل منهما والفقير الصابر الشاكر افضل من الكل
Syekh Abdul Qodir Al-jailani berkataorang faqir yang sabar lebih utama dari pada orang kaya yang bersyukurorang faqir yang bersyukur lebih utama dari keduanya (orang faqir yg sabar dan orang kaya yg syukur)orang faqir yang sabar dan bersyukur lebih utama dari semuanya (orang faqir yg sabar,orang faqir yg syukur dan orang kaya yg syukur)
------------------------------
Banyak sekali orang yang salah faham mengartika zuhud menurut mereka zuhud diidentikkan dengan keadaan bersahaya yang dilebih-lebihkan (kemiskinan) padahal zuhud adalah kondisi yang berkaitan dengan bathin seseorang yang telah berhasil melepaskan dari keterikatan nilai-nilai duniawi meskipun ia dalam keadaan kaya rayaAl-bakri mengambil contoh seperti halnya Nabi Sulaiman AS.beliau ini adalah orang yang paling kaya dan paling dermawan,menurut Al-bakri kedermawaan Nabi Sulaiman ini tak lebih karena kondisi bathinnya sudah bisa terbebaskan dari hal-hal yang bersifat duniawi
keterangan selengkapnya baca kitab kifayatul atqiya' hal 21 tentang zuhud
WALLOHU A'LAM
LINK ASAL :
https://www.facebook.com/groups/kiss.donk/permalink/629286653775759/
0578. 6 SIKSAAN BAGI PARA WANITA
• Tahta Alfina
السلآم عليكم ورحمة الله وبركآته
KEMBALI NGAJI YUK ,
" KUTIPAN DARI KITAB 'UQUDULIJAIN "
6 SIKSAAN BAGI PARA WANITA
Pada suatu saat Sayyidinaa Ali Karromalloohu Wajhah datang kepada Baginda Nabi Shallallaahu 'Alaihi Wa Sallam bersama Fatimah .Tiba-tiba mereka menjumpai Beliau sedang menangis tersedu-sedu .
Ali pun bertanya kepada Beliau :
" Ayah dan Ibuku menjadi tebusanmu wahai Rosululloh " .
{ Maksudnya kesusahan dan tangisanmu akan saya tebus dengan Ayah dan Ibu saya , karena saya sangat mencintaimu } .
" Apa yang menjadikan engkau menangis ?"
Rosululloh Shallallaahu 'Alaihi Wa Sallam kemudian menjawab :
" Wahai Ali , ketika diriku diisro'kan { diperjalankan } ke langit , aku melihat para wanita dari ummatku disiksa di neraka Jahannam dengan berbagai macam siksaan .Maka sy menangis karena melihat beratnya siksaan mereka itu ."
Lalu Beliau menjelaskan detail-detail siksaan itu sebagai berikut :
1. Aku melihat seorang wanita yang digantung dengan rambutnya dan otaknya mendidih.
2. Aku melihat seorang wanita yang digantung dengan lidahnya , lalu air mendidih yang sangat panas dituangkan ke tenggorokannya .
3 .Aku melihat wanita yang kedua kakinya hingga puting susunya , dan kedua tangannya diikatkan pada ubun-ubunnya , lalu Alloh menguasakan padanya ular-ular dan kalajengking untuk menyiksanya .
4. Aku melihat wanita yang digantung dengan puting susunya .
5. Aku melihat wanita dimana kepalanya menyerupai kepala babi dan tubuhnya seperti tubuh keledai , dan ia dihadapkan pada beribu-ribu siksaan .
6. Aku melihat seorang wanita dengan bentuk rupa menyerupai anjing , sedangkan api masuk dari mulutnya dan keluar dari duburnya , lalu para malaikat memukuli kepalanya dengan palu dan api .
Lalu Fatimah Rodhiyallaahu 'Anhaa berdiri seraya berkata :
" Wahai ayah tercinta , apakah yang pernah diperbuat wanita-wanita itu sehingga mereka mengalami siksaan seperti itu ? "
Dan Rosululloh Shallallaahu 'Alaihi Wa Sallam pun bersabda :
Yang Artinya :
" Wahai putriku :
1 . Adapun wanita yang digantung dengan rambutnya , karena ia tidak mau menutupi rambutnya dari lelaki lain .
2 . Sedangkan wanita yang digantung dengan lidahnya adalah wanita yang menggunakan lisan untuk menyakiti hati suaminya . Maka pembalasan itu setimpal dengan perbuatannya .
3 . Adapun wanita yang digantung dengan puting susunya adalah wanita yang mengajak tidur lelaki lain di tempat tidur suaminya .
4 . Lalu wanita yang kedua kakinya diikat hingga puting susu dan tangannya sampai ubun-ubunnya lalu digerogoti ular-ular dan kalajengking adalah wanita yang tidak mandi janabat , tidak mau mandi haid , dan mengabaikan sholat .
5 . Sedangkan wanita yang berkepala babi dan bertubuh keledai adalah wanita yang suka mengadu domba dan tukang dusta .
6 . Sedangkan wanita yang rupanya menyamai anjing dimana api masuk dari mulutnya dan keluar lewat duburnya adalah wanita yang mengungkit-ungkit pemberian dan pendengki .
Wahai putriku , kecelakaan besarlah bagi wanita yang durhaka kepada suaminya .
LINK ASAL :
https://www.facebook.com/groups/kiss.donk/permalink/626921664012258/
السلآم عليكم ورحمة الله وبركآته
KEMBALI NGAJI YUK ,
" KUTIPAN DARI KITAB 'UQUDULIJAIN "
6 SIKSAAN BAGI PARA WANITA
Pada suatu saat Sayyidinaa Ali Karromalloohu Wajhah datang kepada Baginda Nabi Shallallaahu 'Alaihi Wa Sallam bersama Fatimah .Tiba-tiba mereka menjumpai Beliau sedang menangis tersedu-sedu .
Ali pun bertanya kepada Beliau :
" Ayah dan Ibuku menjadi tebusanmu wahai Rosululloh " .
{ Maksudnya kesusahan dan tangisanmu akan saya tebus dengan Ayah dan Ibu saya , karena saya sangat mencintaimu } .
" Apa yang menjadikan engkau menangis ?"
Rosululloh Shallallaahu 'Alaihi Wa Sallam kemudian menjawab :
" Wahai Ali , ketika diriku diisro'kan { diperjalankan } ke langit , aku melihat para wanita dari ummatku disiksa di neraka Jahannam dengan berbagai macam siksaan .Maka sy menangis karena melihat beratnya siksaan mereka itu ."
Lalu Beliau menjelaskan detail-detail siksaan itu sebagai berikut :
1. Aku melihat seorang wanita yang digantung dengan rambutnya dan otaknya mendidih.
2. Aku melihat seorang wanita yang digantung dengan lidahnya , lalu air mendidih yang sangat panas dituangkan ke tenggorokannya .
3 .Aku melihat wanita yang kedua kakinya hingga puting susunya , dan kedua tangannya diikatkan pada ubun-ubunnya , lalu Alloh menguasakan padanya ular-ular dan kalajengking untuk menyiksanya .
4. Aku melihat wanita yang digantung dengan puting susunya .
5. Aku melihat wanita dimana kepalanya menyerupai kepala babi dan tubuhnya seperti tubuh keledai , dan ia dihadapkan pada beribu-ribu siksaan .
6. Aku melihat seorang wanita dengan bentuk rupa menyerupai anjing , sedangkan api masuk dari mulutnya dan keluar dari duburnya , lalu para malaikat memukuli kepalanya dengan palu dan api .
Lalu Fatimah Rodhiyallaahu 'Anhaa berdiri seraya berkata :
" Wahai ayah tercinta , apakah yang pernah diperbuat wanita-wanita itu sehingga mereka mengalami siksaan seperti itu ? "
Dan Rosululloh Shallallaahu 'Alaihi Wa Sallam pun bersabda :
Yang Artinya :
" Wahai putriku :
1 . Adapun wanita yang digantung dengan rambutnya , karena ia tidak mau menutupi rambutnya dari lelaki lain .
2 . Sedangkan wanita yang digantung dengan lidahnya adalah wanita yang menggunakan lisan untuk menyakiti hati suaminya . Maka pembalasan itu setimpal dengan perbuatannya .
3 . Adapun wanita yang digantung dengan puting susunya adalah wanita yang mengajak tidur lelaki lain di tempat tidur suaminya .
4 . Lalu wanita yang kedua kakinya diikat hingga puting susu dan tangannya sampai ubun-ubunnya lalu digerogoti ular-ular dan kalajengking adalah wanita yang tidak mandi janabat , tidak mau mandi haid , dan mengabaikan sholat .
5 . Sedangkan wanita yang berkepala babi dan bertubuh keledai adalah wanita yang suka mengadu domba dan tukang dusta .
6 . Sedangkan wanita yang rupanya menyamai anjing dimana api masuk dari mulutnya dan keluar lewat duburnya adalah wanita yang mengungkit-ungkit pemberian dan pendengki .
Wahai putriku , kecelakaan besarlah bagi wanita yang durhaka kepada suaminya .
LINK ASAL :
https://www.facebook.com/groups/kiss.donk/permalink/626921664012258/
0574. MENGAGUNGKAN ILMU DAN AHLI ILMU
• Aboe Khidir
MENGAGUNGKAN ILMU DAN AHLI ILMU
Oleh Aboe Khidir pada 10 Agustus 2012 pukul 22:39
Mengagungkan ilmu
اعلم أن طالب العلم لا ينال العلم ولا ينتفع به إلا بتعظيم العلم وأهله، وتعظيم الأستاذ وتوقيره.
Penting diketahui, Seorang pelajar tidak akan memperoleh kesuksesan ilmu dan tidak pula ilmunya dapat bermanfaat, selain jika mau mengagungkan ilmu itu sendiri, ahli ilmu, dan menghormati keagungan gurunya.
قيل: ما وصل من وصل إلا بالحرمة، وما سقط من سقط إلا بترك الحرمة. وقيل: الحرمة خير من الطاعة، ألا ترى أن الإنسان لا يكفر بالمعصية، وإنما يكفر باستخفافها، وبترك الحرمة. ومن تعظيم العلم تعظيم الأستاذ
Ada dikatakan : “Dapatnya orang mencapai sesuatu hanya karena mengagungkan sesuatu itu, dan gagalnya pula karena tidak mau mengagungkannya. “Tidaklah anda telah tahu, manusia tidak menjadi kafir karena maksiatnya, tapi jadi kafir lantaran tidak mengagungkan Allah.
Mengagungkan Guru
قال على رضى الله عنه: أنا عبد من علمنى حرفا واحدا، إن شاء باع، وإن شاء استرق.
Termasuk arti mengagungkan ilmu, yaitu menghormati pada sang guru. Ali ra berkata: “Sayalah menjadi hamba sahaya orang yang telah mengajariku
satu huruf. Terserah padanya, saya mau dijual, di merdekakan ataupun tetap menjadi hambanya.”
وقد أنشدت فى ذلك: رأيت أحق الحق حق المعلم وأوجـبه حفظا على كل مسلم لقد حق أن يهدى إليه كرامة لتعليم حرف واحد ألف درهم فإن من علمك حرفا واحدا مما تحتاج إليه فى الدين فهو أبوك فى الدين.
Dalam masalah ini saya kemukakan Syi’irnya: Keyakinanku tentang haq guru, hak paling hak adalah itu
Paling wajib di pelihara, oleh muslim seluruhnya
demi memulyakan, hadiah berhak di haturkan
seharga dirham seribu, tuk mengajar huruf yang Satu
Memang benar, orang yang mengajarmu satu huruf ilmu yang diperlukan dalam urusan agamamu, adalah bapak dalam kehidupan agamamu.
وكان أستاذنا الشيخ الإمام سديد الدين الشيرازى يقول: قال مشايخنا: من أراد أن يكون ابنه عالما ينبغى أن يراعى الغرباء من الفقهاء، ويكرمهم ويطعمهم ويطيعهم شيئا، وإن لم يكن ابنه عالما يكون حفيده عالما.
Guru kita Syaikhul Imam Sadiduddin Asy-Sya
iraziy berkata : Guru-guru kami berucap : “bagi orang yang ingin putranya alim, hendaklah suka memelihara, memulyakan, mengagungkan, dan menghaturkan hadiah kepada kaum ahli agama yang tengah dalam pengembaraan ilmiyahnya. Kalau toh ternyata bukan putranya yang alim, maka cucunyalah nanti.”
ومن توقير المعلم أن لايمشى أمامه، ولا يجلس مكانه، ولا يبتدئ بالكلام عنده إلا بإذنه، ولا يكثر الكلام عنده، ولا يسأل شيئا عند ملالته ويراعى الوقت، ولا يدق الباب بل يصبر حتى يخرج الأستاذ.
Termasuk arti menghormati guru, yaitu jangan berjalan di depannya, duduk di tempatnya, memulai mengajak bicara kecuali atas perkenan darinya, berbicara macam-macam darinya, dan menanyakan hal-hal yang membosankannya, cukuplah dengan sabar menanti diluar hingga ia sendiri yang keluar dari rumah
فالحاصل: أنه يطلب رضاه، ويجتنب سخطه، ويمتثل أمره فى غير معصية لله تعالى، فإنه لا طاعة للمخلوق فى معصية الخالق كما قال النبى صلى الله عليه وسلم: إن شر الناس من يذهب دينه لدنيا بمعصية الخالق. ومن توقيره: توقير أولاده ومن يتعلق به.
Pada pokoknya, adalah melakukan hal-hal yang membuatnya rela, menjauhkan amarahnya dan menjungjung tinggi perintahnya yang tidak bertentangan dengan agama, sebab orang tidak boleh taat kepada makhluk dalam melakukan perbuatan durhak kepada Allah Maha Pencipta. Termasuk arti menghormati guru pula, yaitu menghormati putera dan semua oarang yang bersangkut paut dengannya.
وكان أستاذنا شيخ الإسلام برهان الدين صاحب الهداية رحمة الله عليه حكى: أن واحدا من أكابر الأئمة بخارى كان يجلس مجلس الدرس، وكان يقوم فى خلال الدرس أحيانا فسألوا عنه, فقال: إن ابن أستاذى يلعب مع الصبيان فى السكة، ويجيئ أحيانا إلى باب المسجد، فإذا رأيته أقوم له تعظيما لأستاذى.
Di sini Guru kita Syaikhul Islam Burhanuiddin Shahibul Hidayah pernah bercerita bahwa ada seorang imam besar di Bochara, pada suatu ketika sedang asyiknya di tenmgah majlis belajar ia sering berdiri lalu duduk kembali. Setelah ditanyai kenapa demikian, lalu jawabnya : ada seorang putra guruku yang sedang main-main dihalaman rumah dengan teman-temannya, bila saya melihatnya sayapun berdiri demi menghormati guruku
والقاضى الإمام فخر الدين الأرسابندى كان رئيس الأئمة فى مرو وكان السلطان يحترمه غاية الاحترام وكان يقول: إنما وجدت بهذا المنصب بخدمة الأستاذ فإنى كنت أخدم الأستاذ القاضى الإمام أبا زيد الدبوسى وكنت أخدمه وأطبخ طعامه [ثلاثين سنة] ولا آكل منه
شيئا.
Qodli Imam Fakhruddin Al-Arsyabandiy yang menjabat kepala para imam di marwa lagi pula sangat di hormati sultan itu berkata :
“Saya bisa menduduki derajat ini, hanyalah berkah saya menghormati guruku. Saya menjadi tukang masak makanan beliau, yaitu beliau Abi Yazid Ad-Dabbusiy, sedang kami tidak turut memakannya.”
وكان الشيخ الإمام الأجل شمس الأئمة الحلوانى رحمة الله عليه قد خرج من بخارى وسكن فى بعض القرى أياما لحادثة وقعت له وقد زاره تلاميذه غير الشيخ الإمام شمس الأئمة القاضى بكر بن محمد الزرنجرى رحمه الله تعالى، فقال له حين لقيه: لماذا لم تزرنى؟ قال: كنت مشغولا بخدمة الولادة. قال: ترزق العمر، لاترزق رونق الدرس، وكان كذلك، فإنه كان يسكن فى أكثر أوقاته فى القرى ولم ينتظم له الدرس
Syaikhul Imamil Ajall Syaikhul Aimmah Al-Khulwaniy, karena suatu peristiwa yang menimpa dirinya, maka berpindah untuk beberapa lama, dari Bochara kesuatu pedesaan. Semua muridnya berziarah kesana kecuali satu orang saja, yaitu syaikhul imam Al-qadli Abu Bakar Az-Zarnujiy. Setelah suatu saat bisa bertemu, beliau bertanya:
“kenapa engkau tidak menjengukku? Jawabnya :
“Maaf tuan, saya sibuk merawat ibuku”
beliau berkata:
“Engkau dianugrahi panjang usia, tetapi tidak mndapat anugrah buah manis belajar.” Lalu kenyataanya seperti itu, hingga sebagian banyak waktu Az-Zarnujiy digunakan tinggal di pedesaan yang membuatnya kesulitan belajar
فمن تأذى منه أستاذه يحرم بركة العلم ولا ينتفع بالعلم إلا قليلا. [إن الـمـعلم والطـبيب كـلاهـما! لا ينصحـان إذا هـما لم يكــرما]
[فاصبر لدائك إن جفوت طبيبه! واقنع بجهلك إن جفوت معلما]
Barang siapa melukai hati sang gurunya, berkah ilmunya tertutup dan hanya sedikit kemamfaatannya.
Sungguh, dokter dan guru Tak akan memberi nasehat, bila tak di hormat
terimalah penyakitmu, bila kau acuh doktermu
dan terimalah bodohmu, bila kau tentang sang guru
حكى أن الخليفة هارون راشيد بعث ابنه إلى الأصمعى ليعلمه العلم والأدب فرآه يوما يتوضأ ويغسل رجله، وابن الخليفة يصب الماء على رجله، فعاتب الأصمعى [فى ذلك] بقوله: إنما بعثت إليك لتعلمه وتؤدبه فلماذا لم تأمره بأن يصب الماء بإحدى يديه، ويغسل بالأخرى رجلك؟
Suatu hikayat : Khalifah Harun Ar-Rasyid mengirim putranya kepada Al-Ashma’iy agar diajar ilmu dan adab. Pada suatu hari, Khalifah melihat Al-Ashma’iy berwudlu dan membasuh sendiri kakinya, sedang putra khalifah cukup menuang air pada kaki tersebut. Maka, Khalifahpun menegur dan ujarnya :
“Putraku saya kirim kemari agar engkau ajar dan didik; tapi mengapa tidak kau perintahkan agar satu tangannya menuang air dan tangan satunya lagi membasuh kakimu
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
ويصير على المحن والبليات. قيل: خزائن المنن، على قناطير المحن. ولقد أنشدت، وقيل إنه لعلى بن أبى طالب كرم الله وجهه شعرا:
ألا لـن تنــال الــعـلم إلا بســتة سأنبيك عن مجموعها ببيان ذكاء وحرص واصطباروبلغة وإرشاد أستاذ وطـول زمان
Juga berhati sabar dalam menghadapi cobaan dan bencana. Ada dikatakan : “Gudang simpanan cita, terletak pada banyaknya bencana.”
Di syairkan untuk saya ada yang berpendapat bahwa syair ini dari gubahan Ali bin Abu Tholib sebagai berikut:
Tak bisa kau raih ilmu, tanpa memakai 6 senjata
Kututurkan ini padamu, kan jelaslah semuanya.
Cerdas, sabar dan loba, jangan lupa mengisi saku
Sang guru mau membina, kau sanggup sepanjang waktu
(Talimul Muta'alim)
LINK ASAL :
https://www.facebook.com/groups/kiss.donk/permalink/628786807159077/
MENGAGUNGKAN ILMU DAN AHLI ILMU
Oleh Aboe Khidir pada 10 Agustus 2012 pukul 22:39
Mengagungkan ilmu
اعلم أن طالب العلم لا ينال العلم ولا ينتفع به إلا بتعظيم العلم وأهله، وتعظيم الأستاذ وتوقيره.
Penting diketahui, Seorang pelajar tidak akan memperoleh kesuksesan ilmu dan tidak pula ilmunya dapat bermanfaat, selain jika mau mengagungkan ilmu itu sendiri, ahli ilmu, dan menghormati keagungan gurunya.
قيل: ما وصل من وصل إلا بالحرمة، وما سقط من سقط إلا بترك الحرمة. وقيل: الحرمة خير من الطاعة، ألا ترى أن الإنسان لا يكفر بالمعصية، وإنما يكفر باستخفافها، وبترك الحرمة. ومن تعظيم العلم تعظيم الأستاذ
Ada dikatakan : “Dapatnya orang mencapai sesuatu hanya karena mengagungkan sesuatu itu, dan gagalnya pula karena tidak mau mengagungkannya. “Tidaklah anda telah tahu, manusia tidak menjadi kafir karena maksiatnya, tapi jadi kafir lantaran tidak mengagungkan Allah.
Mengagungkan Guru
قال على رضى الله عنه: أنا عبد من علمنى حرفا واحدا، إن شاء باع، وإن شاء استرق.
Termasuk arti mengagungkan ilmu, yaitu menghormati pada sang guru. Ali ra berkata: “Sayalah menjadi hamba sahaya orang yang telah mengajariku
satu huruf. Terserah padanya, saya mau dijual, di merdekakan ataupun tetap menjadi hambanya.”
وقد أنشدت فى ذلك: رأيت أحق الحق حق المعلم وأوجـبه حفظا على كل مسلم لقد حق أن يهدى إليه كرامة لتعليم حرف واحد ألف درهم فإن من علمك حرفا واحدا مما تحتاج إليه فى الدين فهو أبوك فى الدين.
Dalam masalah ini saya kemukakan Syi’irnya: Keyakinanku tentang haq guru, hak paling hak adalah itu
Paling wajib di pelihara, oleh muslim seluruhnya
demi memulyakan, hadiah berhak di haturkan
seharga dirham seribu, tuk mengajar huruf yang Satu
Memang benar, orang yang mengajarmu satu huruf ilmu yang diperlukan dalam urusan agamamu, adalah bapak dalam kehidupan agamamu.
وكان أستاذنا الشيخ الإمام سديد الدين الشيرازى يقول: قال مشايخنا: من أراد أن يكون ابنه عالما ينبغى أن يراعى الغرباء من الفقهاء، ويكرمهم ويطعمهم ويطيعهم شيئا، وإن لم يكن ابنه عالما يكون حفيده عالما.
Guru kita Syaikhul Imam Sadiduddin Asy-Sya
iraziy berkata : Guru-guru kami berucap : “bagi orang yang ingin putranya alim, hendaklah suka memelihara, memulyakan, mengagungkan, dan menghaturkan hadiah kepada kaum ahli agama yang tengah dalam pengembaraan ilmiyahnya. Kalau toh ternyata bukan putranya yang alim, maka cucunyalah nanti.”
ومن توقير المعلم أن لايمشى أمامه، ولا يجلس مكانه، ولا يبتدئ بالكلام عنده إلا بإذنه، ولا يكثر الكلام عنده، ولا يسأل شيئا عند ملالته ويراعى الوقت، ولا يدق الباب بل يصبر حتى يخرج الأستاذ.
Termasuk arti menghormati guru, yaitu jangan berjalan di depannya, duduk di tempatnya, memulai mengajak bicara kecuali atas perkenan darinya, berbicara macam-macam darinya, dan menanyakan hal-hal yang membosankannya, cukuplah dengan sabar menanti diluar hingga ia sendiri yang keluar dari rumah
فالحاصل: أنه يطلب رضاه، ويجتنب سخطه، ويمتثل أمره فى غير معصية لله تعالى، فإنه لا طاعة للمخلوق فى معصية الخالق كما قال النبى صلى الله عليه وسلم: إن شر الناس من يذهب دينه لدنيا بمعصية الخالق. ومن توقيره: توقير أولاده ومن يتعلق به.
Pada pokoknya, adalah melakukan hal-hal yang membuatnya rela, menjauhkan amarahnya dan menjungjung tinggi perintahnya yang tidak bertentangan dengan agama, sebab orang tidak boleh taat kepada makhluk dalam melakukan perbuatan durhak kepada Allah Maha Pencipta. Termasuk arti menghormati guru pula, yaitu menghormati putera dan semua oarang yang bersangkut paut dengannya.
وكان أستاذنا شيخ الإسلام برهان الدين صاحب الهداية رحمة الله عليه حكى: أن واحدا من أكابر الأئمة بخارى كان يجلس مجلس الدرس، وكان يقوم فى خلال الدرس أحيانا فسألوا عنه, فقال: إن ابن أستاذى يلعب مع الصبيان فى السكة، ويجيئ أحيانا إلى باب المسجد، فإذا رأيته أقوم له تعظيما لأستاذى.
Di sini Guru kita Syaikhul Islam Burhanuiddin Shahibul Hidayah pernah bercerita bahwa ada seorang imam besar di Bochara, pada suatu ketika sedang asyiknya di tenmgah majlis belajar ia sering berdiri lalu duduk kembali. Setelah ditanyai kenapa demikian, lalu jawabnya : ada seorang putra guruku yang sedang main-main dihalaman rumah dengan teman-temannya, bila saya melihatnya sayapun berdiri demi menghormati guruku
والقاضى الإمام فخر الدين الأرسابندى كان رئيس الأئمة فى مرو وكان السلطان يحترمه غاية الاحترام وكان يقول: إنما وجدت بهذا المنصب بخدمة الأستاذ فإنى كنت أخدم الأستاذ القاضى الإمام أبا زيد الدبوسى وكنت أخدمه وأطبخ طعامه [ثلاثين سنة] ولا آكل منه
شيئا.
Qodli Imam Fakhruddin Al-Arsyabandiy yang menjabat kepala para imam di marwa lagi pula sangat di hormati sultan itu berkata :
“Saya bisa menduduki derajat ini, hanyalah berkah saya menghormati guruku. Saya menjadi tukang masak makanan beliau, yaitu beliau Abi Yazid Ad-Dabbusiy, sedang kami tidak turut memakannya.”
وكان الشيخ الإمام الأجل شمس الأئمة الحلوانى رحمة الله عليه قد خرج من بخارى وسكن فى بعض القرى أياما لحادثة وقعت له وقد زاره تلاميذه غير الشيخ الإمام شمس الأئمة القاضى بكر بن محمد الزرنجرى رحمه الله تعالى، فقال له حين لقيه: لماذا لم تزرنى؟ قال: كنت مشغولا بخدمة الولادة. قال: ترزق العمر، لاترزق رونق الدرس، وكان كذلك، فإنه كان يسكن فى أكثر أوقاته فى القرى ولم ينتظم له الدرس
Syaikhul Imamil Ajall Syaikhul Aimmah Al-Khulwaniy, karena suatu peristiwa yang menimpa dirinya, maka berpindah untuk beberapa lama, dari Bochara kesuatu pedesaan. Semua muridnya berziarah kesana kecuali satu orang saja, yaitu syaikhul imam Al-qadli Abu Bakar Az-Zarnujiy. Setelah suatu saat bisa bertemu, beliau bertanya:
“kenapa engkau tidak menjengukku? Jawabnya :
“Maaf tuan, saya sibuk merawat ibuku”
beliau berkata:
“Engkau dianugrahi panjang usia, tetapi tidak mndapat anugrah buah manis belajar.” Lalu kenyataanya seperti itu, hingga sebagian banyak waktu Az-Zarnujiy digunakan tinggal di pedesaan yang membuatnya kesulitan belajar
فمن تأذى منه أستاذه يحرم بركة العلم ولا ينتفع بالعلم إلا قليلا. [إن الـمـعلم والطـبيب كـلاهـما! لا ينصحـان إذا هـما لم يكــرما]
[فاصبر لدائك إن جفوت طبيبه! واقنع بجهلك إن جفوت معلما]
Barang siapa melukai hati sang gurunya, berkah ilmunya tertutup dan hanya sedikit kemamfaatannya.
Sungguh, dokter dan guru Tak akan memberi nasehat, bila tak di hormat
terimalah penyakitmu, bila kau acuh doktermu
dan terimalah bodohmu, bila kau tentang sang guru
حكى أن الخليفة هارون راشيد بعث ابنه إلى الأصمعى ليعلمه العلم والأدب فرآه يوما يتوضأ ويغسل رجله، وابن الخليفة يصب الماء على رجله، فعاتب الأصمعى [فى ذلك] بقوله: إنما بعثت إليك لتعلمه وتؤدبه فلماذا لم تأمره بأن يصب الماء بإحدى يديه، ويغسل بالأخرى رجلك؟
Suatu hikayat : Khalifah Harun Ar-Rasyid mengirim putranya kepada Al-Ashma’iy agar diajar ilmu dan adab. Pada suatu hari, Khalifah melihat Al-Ashma’iy berwudlu dan membasuh sendiri kakinya, sedang putra khalifah cukup menuang air pada kaki tersebut. Maka, Khalifahpun menegur dan ujarnya :
“Putraku saya kirim kemari agar engkau ajar dan didik; tapi mengapa tidak kau perintahkan agar satu tangannya menuang air dan tangan satunya lagi membasuh kakimu
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
ويصير على المحن والبليات. قيل: خزائن المنن، على قناطير المحن. ولقد أنشدت، وقيل إنه لعلى بن أبى طالب كرم الله وجهه شعرا:
ألا لـن تنــال الــعـلم إلا بســتة سأنبيك عن مجموعها ببيان ذكاء وحرص واصطباروبلغة وإرشاد أستاذ وطـول زمان
Juga berhati sabar dalam menghadapi cobaan dan bencana. Ada dikatakan : “Gudang simpanan cita, terletak pada banyaknya bencana.”
Di syairkan untuk saya ada yang berpendapat bahwa syair ini dari gubahan Ali bin Abu Tholib sebagai berikut:
Tak bisa kau raih ilmu, tanpa memakai 6 senjata
Kututurkan ini padamu, kan jelaslah semuanya.
Cerdas, sabar dan loba, jangan lupa mengisi saku
Sang guru mau membina, kau sanggup sepanjang waktu
(Talimul Muta'alim)
LINK ASAL :
https://www.facebook.com/groups/kiss.donk/permalink/628786807159077/
0573. MUSUH - MUSUH IBLIS
• Mentari Dalam Hujan
assalamu`alaikum
MUSUH-MUSUH IBLIS
Suatu ketika iblis ditanyaoleh rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam,
"Wahai Iblis, berapakah musuh kamu dari kalangan umatku ?" Iblis menjawab, "Ada 20 golongan, yaitu:
1. Awwaluhum anta yaa muhammad fainniiubghidhuka
(Pertama adalah engkau wahai Muhammad, maka sungguh aku sangat benci kepadamu)
2. wal 'aalim al-aalimu bil 'ilmi
(Ulama-ulama yang mengamalkan ilmunya)
3. wa haamilul quraani idzaa 'amila bimaa fiih
(Orang yang hafal al-Quran apabila mengamalkan isi kandungannya)
4. wal muadzzinu lillaahi fii khamsi shalawaatin
(Orang yang adzan dalam shalat lima waktu dengan niat karena Allah )
5. wa muhibbul fuqaraa'i wal masaakiini walyataamaa
(Orang yang mencintai fakir miskindan anak yatim)
7. wal mutawaadhi'u lil haqqi
(Orang yang sopan dan tawadhu' kepada Allah)
8. Wa syaabbun nasya'a fii thaa'atillaahi ta'aalaa
(Pemuda atau pemudia yang giat beribadah/taat kepada Allah )
9. wa aakilul halaali
(Orang yang suka memakan harta yang halal )
10. wasy Syubbaanil mutahaabbaani fillaahi
(Dua orang pemuda-pemudi yang saling mencintai karena Allah)
11. wal hariishu 'alash shalaati fil jamaa'ah
(Orang yang senantiasa shalat berjamaah)
12. walladzii yushallii billaili wan naasi niyaam
(orang yang suka shalat malam tatkala orang-orang tengah tidur terlelap)
13. walladzii yanshakhu lil ikhwaani wa laisa fiiqalbihi syaiun
(orang yang suka menasihati
saudara-saudaranya)
14. walladzii yakuunu abadan 'alal wudhuu'i
(Orang yang senantiasa menjaga wudhunya)
15. wa sakhiyyun
(orang dermawan)
16. wa hasanul khuluqi
(orang yang baik budinya)
17. wal mushaddiqu rabbahu bimaadhaminallaahu lahu
(Orang yang membenarkan Allah di dalam hal rezeki/ketentuan yang telah diatur oleh Allah)
18. wal muhsinu ilaa mastuuraatil araamil
(Orang yang suka berbuat baik terhadap janda-janda yang selalu memelihara dirinya)
19. wal musta'idu lil maud
(Orang yang
senantiasa menyiapkan diri untuk menghadapi mati)
20. walladzii yumsiku nafsahu 'anil haraami
(Orang yang dapat menahan dirinya dari segala hal yang diharamkan)
===Semoga Bermanfaat===
LINK ASAL :
0527. PERIHAL MEMBANGKANGNYA IBLIS SUJUD PADA ADAM
• Mbah Godek
PERIHAL MEMBANGKANGNYA IBLIS SUJUD PADA ADAM
وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلاَئِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الأَرْضِ خَلِيفَةً قَالُواْ أَتَجْعَلُ فِيهَا مَن يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لاَ تَعْلَمُونَ
Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat:
"Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi."
Mereka berkata:
"Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?"
Tuhan berfirman:
"Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."
وَعَلَّمَ آدَمَ الأَسْمَاءَ كُلَّهَا ثُمَّ عَرَضَهُمْ عَلَى الْمَلاَئِكَةِ فَقَالَ أَنبِئُونِي بِأَسْمَاء هَؤُلاء إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ
Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat , lalu berfirman:
"Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!"
قَالُواْ سُبْحَانَكَ لاَ عِلْمَ لَنَا إِلاَّ مَا عَلَّمْتَنَا إِنَّكَ أَنتَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ
Mereka menjawab:
"Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana ."
قَالَ يَا آدَمُ أَنبِئْهُم بِأَسْمَآئِهِمْ فَلَمَّا أَنبَأَهُمْ بِأَسْمَآئِهِمْ قَالَ أَلَمْ أَقُل لَّكُمْ إِنِّي أَعْلَمُ غَيْبَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَأَعْلَمُ مَا تُبْدُونَ وَمَا كُنتُمْ تَكْتُمُونَ
Allah berfirman:
"Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini."
Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama-nama benda itu, Allah berfirman:
"Bukankah sudah Ku katakan kepadamu, bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan?"
وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلاَئِكَةِ اسْجُدُواْ لآدَمَ فَسَجَدُواْ إِلاَّ إِبْلِيسَ أَبَى وَاسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكَافِرِينَ
Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat:
"Sujudlah kamu kepada Adam,"
Maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir.
=======================
Sujud di sini berarti menghormati dan memuliakan Adam, bukanlah berarti sujud memperhambakan diri, karena sujud memperhambakan diri itu hanyalah semata-mata kepada Allah.
أيسر التفاسير لكلام العلي الكبير (1/ 44)
{وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلائِكَةِ اسْجُدُوا لآدَمَ...} سجود تحية وإكرام فسجدوا إلا إبليس تعاظم في نفسه وامتنع عن السجود الذي هو طاعة الله، وتحية آدم. تكبراً وحسداً لآدم في شرفه فكان بامتناعه عن طاعة الله من الكافرين الفاسقين عن أمر الله. الأمر الذي استوجب ابلاسه وطرده
Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat:
"Sujudlah kamu kepada Adam,"
yaitu sujud penghormatan dan memulyakan,maka para malaikat pada sujud kecuali iblis yang merasa dirinya lebih mulya dan membangkang untuk sujud yang mana sujud ini adalah sebagai taat kepada Allah dan penghormatan untuk adam,iblis sombong dan iri terhadap kemulyaan Adam dan sebab membangkangnya iblis untuk taat pada Allah inilah yg membuatnya menjadi kafir dan fasik terhadap perintah Allah yang mana membangkang pada perintah ini bisa menjadikannya tertolak dari segala amalnya .
---------------------------
البحر المديد - (ج 2 / ص 472)
وأما تكليفه بالسجود لآدم ؛ فلأنه ادعى المحبة ، ومقتضاها الطاعة للحبيب في كل ما يشير إليه ، ولا تصعب إلا في الخضوع للجنس ، أو مَن دونه ، فأمره بالسجود لمن دُونه في زعمه ؛ ليظهر كذبه في دعوى محبته
Adapun diperintahkkannya iblis untuk sujud pada Adam yaitu karena iblis mengaku-ngaku cinta pada Allah adapun penyesuaian cinta yaitu taat/rela menjalankan apa yang diisyarahkan/diperintahkan oleh sang habib dan hal demikian itu tidak akan susah/sulit kecuali menjalankan perintah untuk menghormati/merasa rendah diri dihadapan sederajatatau pada yang lebih rendah darinya .
Maka Allah memberi perintah pada iblis untuk sujud pada orang yang dianggap derajatnya lebih rendah darinya supaya jelas /terbongkar kebohongannya iblis yang mengaku cinta pada Allah .
-------------------------
أيسر التفاسير لكلام العلي الكبير (1/ 43)
{إِبْلِيسَ} : قيل كان اسمه الحارث، ولما تكبر عن طاعة الله أبلسه الله أي: أيأسه من كل خير ومسخه شيطاناً
Dikatakan bahwa nama iblis adalah al-haris..dengan sebab ia membangkang taat kepada Allah maka Allah menghanyutkan segala amal baiknya dan merubahnya menjadi syetan .
------------------------------------
بدائع الزهور في وقائع الدهور (ص: 36
قال وهب بن منبه أول من أفشى السلام آدم وفي بعض الأخبار ما أفشى السلام قوم الا أمنوا من العذاب والنقمة ثم قالت الملائكة إلهنا هل خلقت خلقا أفضل منا فقال الله تعالى أنا الذي خلقته بيدي وقلت له كن فكانثم ان الله تعالى أمرالملائكة أن يسجدوا لآدم فكان أول من سجد جبرائيل ثم ميكائيل ثم اسرافيل ثم عزرائيل ثم الملائكة المقربون صلوات الله وسلامه عليهم أجمعينثم ان الله تعالى أمرابليس بالسجود لآدم فأبى وامتنع من السجود فقال الله تعالى له(ما منعك أن تسجد لما خلقت بيدي) فقال أبليس أنا خير منه خلقتني من نار وخلقته من طين وأنا الذي عبدتك دهرا طويلا قبل أن تخلقه فقال الله تعالى لقد علمت من سابق علمي منك المعصية فلم تنفعك العبادة أخرج من رحمتي مذموما مدحورا لأملأن جهنم منك وممن تبعك فقال ابليس عند ذلك ربي أنظرني الى يوم يبعثون قال انك من المنظرين فعند ذلك تغير خلقته وصار شيطانا رجيما وكان أسمه عزازيل وكان كبار الملائكة ما ترك بقعة من السماء والأرض الا وله فيها ركعة وسجدة ولكن بعصيانه لم تنفعه عبادته وسمى ابليس لأنه أبلس من رحمة الله أي أيس
Wahhab Bin Munabbih berkata:
“Pertama kali yang mengumandangkan salam adalah nabi Adam.”
Dan disebagian kabar ada keterangan,tidaklah suatu kaum yang mengumandangkan salam kecuali mereka selamat dari siksa.
Setelah itu malaikat bertanya:
“Wahai Tuhan kami ,apakah engkau menciptakan mahluk yang lebih mulia dari pada kami?”
Allah menjawab:
“Akulah yang menciptakannya lewat tanganku sendiri dan aku berucap,wujudlah,maka dia jadi wujud.”
Setelah itu Allah memerintahkan para malaikat untuk sujud kepada Adam,dan yang pertama sujud adalah Jibril,lalu Mikail,lalu Isrofil lalu Izroil,lalu para malaikat Muqorrobin sholawatulloh wasalamuhu ajma'in.Kemudian Allah memberikan perintah kepada iblis agar sujud kepada Nabi Adam ,Akan tetapi iblis membangkang dan enggan untuk bersujud.
Allah berfirman :
“Apa yang membuatmu tidak mau bersujud kepada mahluk yang aku ciptakan lewat tanganku sendiri?”
Iblis menjawab:
“aku lebih mulia dari padanya,Engkau menciptakanku dari api sedangkan ia Engkau ciptakan dari tanah,dan saya telah beribadah kepada-MU sejak dulu dari masa yang sangat lama sebelum ia Engkau ciptakan.”
Allah menjawab:
“Dari dahulu aku telah mengetahui bahwa kamu akan durhaka pada-KU maka semua ibadah yang kamu lakukan tidak akan bermanfaat,mulai sekarang keluarlah dari rahmat-KU,sungguh Aku akan memenuhi isi neraka jahannam darimu dan semua pengikutmu.”
Setelah itu iblis berkata:
“ Wahai Tuhan, tunggulah saya sampai hari kebangkitan.”
Allah berfirman:
“Sungguh kamu tergolong orang-orang yang menunggu.”
Setelah kejadian itu wujud iblis berubah menjadi syetan yang terkutuk,nama asli iblis adalah “Azazil” yang dulunya menjadi pembesar para malaikat,tiada suatu tempat dilangit maupun dibumi kecuali disitu ia melakukan sujud dan beribadah kepada Allah,tapi karena durhaka maka semua ibadahnya menjadi sia-sia.Dinamakan iblis karena ia telah ablas/bablas/ambles/putus dari rahmat Allah.
WALLOHU A'LAM
LINK ASAL :
https://www.facebook.com/groups/kiss.donk/permalink/624466897591068/
PERIHAL MEMBANGKANGNYA IBLIS SUJUD PADA ADAM
وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلاَئِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الأَرْضِ خَلِيفَةً قَالُواْ أَتَجْعَلُ فِيهَا مَن يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لاَ تَعْلَمُونَ
Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat:
"Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi."
Mereka berkata:
"Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?"
Tuhan berfirman:
"Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."
وَعَلَّمَ آدَمَ الأَسْمَاءَ كُلَّهَا ثُمَّ عَرَضَهُمْ عَلَى الْمَلاَئِكَةِ فَقَالَ أَنبِئُونِي بِأَسْمَاء هَؤُلاء إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ
Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat , lalu berfirman:
"Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!"
قَالُواْ سُبْحَانَكَ لاَ عِلْمَ لَنَا إِلاَّ مَا عَلَّمْتَنَا إِنَّكَ أَنتَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ
Mereka menjawab:
"Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana ."
قَالَ يَا آدَمُ أَنبِئْهُم بِأَسْمَآئِهِمْ فَلَمَّا أَنبَأَهُمْ بِأَسْمَآئِهِمْ قَالَ أَلَمْ أَقُل لَّكُمْ إِنِّي أَعْلَمُ غَيْبَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَأَعْلَمُ مَا تُبْدُونَ وَمَا كُنتُمْ تَكْتُمُونَ
Allah berfirman:
"Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini."
Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama-nama benda itu, Allah berfirman:
"Bukankah sudah Ku katakan kepadamu, bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan?"
وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلاَئِكَةِ اسْجُدُواْ لآدَمَ فَسَجَدُواْ إِلاَّ إِبْلِيسَ أَبَى وَاسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكَافِرِينَ
Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat:
"Sujudlah kamu kepada Adam,"
Maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir.
=======================
Sujud di sini berarti menghormati dan memuliakan Adam, bukanlah berarti sujud memperhambakan diri, karena sujud memperhambakan diri itu hanyalah semata-mata kepada Allah.
أيسر التفاسير لكلام العلي الكبير (1/ 44)
{وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلائِكَةِ اسْجُدُوا لآدَمَ...} سجود تحية وإكرام فسجدوا إلا إبليس تعاظم في نفسه وامتنع عن السجود الذي هو طاعة الله، وتحية آدم. تكبراً وحسداً لآدم في شرفه فكان بامتناعه عن طاعة الله من الكافرين الفاسقين عن أمر الله. الأمر الذي استوجب ابلاسه وطرده
Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat:
"Sujudlah kamu kepada Adam,"
yaitu sujud penghormatan dan memulyakan,maka para malaikat pada sujud kecuali iblis yang merasa dirinya lebih mulya dan membangkang untuk sujud yang mana sujud ini adalah sebagai taat kepada Allah dan penghormatan untuk adam,iblis sombong dan iri terhadap kemulyaan Adam dan sebab membangkangnya iblis untuk taat pada Allah inilah yg membuatnya menjadi kafir dan fasik terhadap perintah Allah yang mana membangkang pada perintah ini bisa menjadikannya tertolak dari segala amalnya .
---------------------------
البحر المديد - (ج 2 / ص 472)
وأما تكليفه بالسجود لآدم ؛ فلأنه ادعى المحبة ، ومقتضاها الطاعة للحبيب في كل ما يشير إليه ، ولا تصعب إلا في الخضوع للجنس ، أو مَن دونه ، فأمره بالسجود لمن دُونه في زعمه ؛ ليظهر كذبه في دعوى محبته
Adapun diperintahkkannya iblis untuk sujud pada Adam yaitu karena iblis mengaku-ngaku cinta pada Allah adapun penyesuaian cinta yaitu taat/rela menjalankan apa yang diisyarahkan/diperintahkan oleh sang habib dan hal demikian itu tidak akan susah/sulit kecuali menjalankan perintah untuk menghormati/merasa rendah diri dihadapan sederajatatau pada yang lebih rendah darinya .
Maka Allah memberi perintah pada iblis untuk sujud pada orang yang dianggap derajatnya lebih rendah darinya supaya jelas /terbongkar kebohongannya iblis yang mengaku cinta pada Allah .
-------------------------
أيسر التفاسير لكلام العلي الكبير (1/ 43)
{إِبْلِيسَ} : قيل كان اسمه الحارث، ولما تكبر عن طاعة الله أبلسه الله أي: أيأسه من كل خير ومسخه شيطاناً
Dikatakan bahwa nama iblis adalah al-haris..dengan sebab ia membangkang taat kepada Allah maka Allah menghanyutkan segala amal baiknya dan merubahnya menjadi syetan .
------------------------------------
بدائع الزهور في وقائع الدهور (ص: 36
قال وهب بن منبه أول من أفشى السلام آدم وفي بعض الأخبار ما أفشى السلام قوم الا أمنوا من العذاب والنقمة ثم قالت الملائكة إلهنا هل خلقت خلقا أفضل منا فقال الله تعالى أنا الذي خلقته بيدي وقلت له كن فكانثم ان الله تعالى أمرالملائكة أن يسجدوا لآدم فكان أول من سجد جبرائيل ثم ميكائيل ثم اسرافيل ثم عزرائيل ثم الملائكة المقربون صلوات الله وسلامه عليهم أجمعينثم ان الله تعالى أمرابليس بالسجود لآدم فأبى وامتنع من السجود فقال الله تعالى له(ما منعك أن تسجد لما خلقت بيدي) فقال أبليس أنا خير منه خلقتني من نار وخلقته من طين وأنا الذي عبدتك دهرا طويلا قبل أن تخلقه فقال الله تعالى لقد علمت من سابق علمي منك المعصية فلم تنفعك العبادة أخرج من رحمتي مذموما مدحورا لأملأن جهنم منك وممن تبعك فقال ابليس عند ذلك ربي أنظرني الى يوم يبعثون قال انك من المنظرين فعند ذلك تغير خلقته وصار شيطانا رجيما وكان أسمه عزازيل وكان كبار الملائكة ما ترك بقعة من السماء والأرض الا وله فيها ركعة وسجدة ولكن بعصيانه لم تنفعه عبادته وسمى ابليس لأنه أبلس من رحمة الله أي أيس
Wahhab Bin Munabbih berkata:
“Pertama kali yang mengumandangkan salam adalah nabi Adam.”
Dan disebagian kabar ada keterangan,tidaklah suatu kaum yang mengumandangkan salam kecuali mereka selamat dari siksa.
Setelah itu malaikat bertanya:
“Wahai Tuhan kami ,apakah engkau menciptakan mahluk yang lebih mulia dari pada kami?”
Allah menjawab:
“Akulah yang menciptakannya lewat tanganku sendiri dan aku berucap,wujudlah,maka dia jadi wujud.”
Setelah itu Allah memerintahkan para malaikat untuk sujud kepada Adam,dan yang pertama sujud adalah Jibril,lalu Mikail,lalu Isrofil lalu Izroil,lalu para malaikat Muqorrobin sholawatulloh wasalamuhu ajma'in.Kemudian Allah memberikan perintah kepada iblis agar sujud kepada Nabi Adam ,Akan tetapi iblis membangkang dan enggan untuk bersujud.
Allah berfirman :
“Apa yang membuatmu tidak mau bersujud kepada mahluk yang aku ciptakan lewat tanganku sendiri?”
Iblis menjawab:
“aku lebih mulia dari padanya,Engkau menciptakanku dari api sedangkan ia Engkau ciptakan dari tanah,dan saya telah beribadah kepada-MU sejak dulu dari masa yang sangat lama sebelum ia Engkau ciptakan.”
Allah menjawab:
“Dari dahulu aku telah mengetahui bahwa kamu akan durhaka pada-KU maka semua ibadah yang kamu lakukan tidak akan bermanfaat,mulai sekarang keluarlah dari rahmat-KU,sungguh Aku akan memenuhi isi neraka jahannam darimu dan semua pengikutmu.”
Setelah itu iblis berkata:
“ Wahai Tuhan, tunggulah saya sampai hari kebangkitan.”
Allah berfirman:
“Sungguh kamu tergolong orang-orang yang menunggu.”
Setelah kejadian itu wujud iblis berubah menjadi syetan yang terkutuk,nama asli iblis adalah “Azazil” yang dulunya menjadi pembesar para malaikat,tiada suatu tempat dilangit maupun dibumi kecuali disitu ia melakukan sujud dan beribadah kepada Allah,tapi karena durhaka maka semua ibadahnya menjadi sia-sia.Dinamakan iblis karena ia telah ablas/bablas/ambles/putus dari rahmat Allah.
WALLOHU A'LAM
LINK ASAL :
https://www.facebook.com/groups/kiss.donk/permalink/624466897591068/
Langganan:
Postingan (Atom)