0350. RAYUAN DALAM PERCINTAAN

Oleh Tahta Alfina pada 23 Oktober 2013 pukul 16:28

• Ubaid Bin Aziz Hasanan

Hayatul hayawan al kubra juz 2 hal 56

ﻓﻲ ﺍﻹﺣﻴﺎﺀ، ﻓﻲ ﺃﻭﺍﺧﺮ ﻛﺘﺎﺑﻲ ﺍﻟﺼﺒﺮﻭﺍﻟﺸﻜﺮ، ﺇﻥ ﻛﻼﻡ ﺍﻟﻌﺸﺎﻕ ﺍﻟﺬﻳﻦ ﺃﻓﺮﻁ ﺣﺒﻬﻢ ﻳﺴﺘﻠﺬﺑﺴﻤﺎﻋﻪ، ﻭﻻ ﻳﻌﻮﻝ ﻋﻠﻴﻪ، ﻛﻤﺎ ﺣﻜﻰ ﺃﻥ ﻓﺎﺧﺘﺔ ﻛﺎﻥ ﻳﺮﺍﻭﺩﻫﺎﺯﻭﺟﻬﺎ، ﻓﻤﻨﻌﺘﻪ ﻧﻔﺴﻬﺎ، ﻓﻘﺎﻝ ﻟﻬﺎ: ﻣﺎ ﺍﻟﺬﻱ ﻳﻤﻨﻌﻚ ﻋﻨﻲ؟ﻭﻟﻮ ﺃﺭﺩﺕ ﺃﻥ ﺃﻗﻠﺐ ﻟﻚ ﻣﻠﻚ ﺳﻠﻴﻤﺎﻥ ﻇﻬﺮﺍً ﻟﺒﻄﻦ ﻟﻔﻌﻠﺖﻷﺟﻠﻚ؟ ﻓﺴﻤﻌﻪ ﺳﻠﻴﻤﺎﻥ ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﺍﻟﺴﻼﻡ، ﻓﺎﺳﺘﺪﻋﺎﻩﻭﻗﺎﻝ : ﻣﺎ ﺣﻤﻠﻚ ﻋﻠﻰ ﻣﺎ ﻗﻠﺖ؟ ﻓﻘﺎﻝ : ﻳﺎ ﻧﺒﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﺇﻧﻲﻣﺤﺐ، ﻭﺍﻟﻤﺤﺐ ﻻ ﻳﻼﻡ ﻭﻛﻼﻡ ﺍﻟﻌﺸﺎﻕ ﻳﻄﻮﻯ ﻭﻻ ﻳﺤﻜﻰ،ﻭﻫﻮ ﻛﻤﺎ ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸﺎﻋﺮ:ﺃﺭﻳﺪ ﻭﺻﺎﻟﻪ ﻭﻳﺮﻳﺪ ﻫﺠﺮﻱ ... ﻓﺎﺗﺮﻙ ﻣﺎ ﺃﺭﻳﺪ ﻟﻤﺎ ﻳﺮﻳﺪ

Di dalam kitab ihya' pada bab akhir bab(kitab) sabar dan syukur bahwa pembicaraan (omongan) orang yang sangat rindu yang sangat dalam rasa cintanya ,adapun omongan orang perindu (pecinta yang dimabuk asmara) itu dianggap lezat (enak) bila didengarkan sendiri omongannya dan tidak bisa dibuat pegangan omongannya seperti halnya burung derkuku wanita(perkutut) yang mana suami perkutut menghendaki jima' (hubungan intim) pada istrinya maka istrinya menolak untuk diajak hubungan intim oleh suaminya , maka suami berkata :

"Perkara(sesuatu) apa yang menyebabkan kamu menolaknya dariku (ajakan jima') , bila kamu menghendaki (menginginkan) bumi dan langit beserta kerajaan nabi sulaiman dibalik di atas perutku (diletakkan diatas perutku) maka sungguh aku akan membaliknya hanya karna untukmu ."

Maka nabi sulaiman mendengar pembicaraan mereka berdua maka disaat itu mereka berdua dipanggil , dan nabi sulaiman memarahi suami burung perkutut,maka berkata suami burung perkutut itu :

"Wahai nabinya Allah , adapun omongan orang yang dilanda mabuk asmara (perindu) itu tidak bisa diungkapkan (diceritakan) omongannya ."

Ucapan itu seperti halnya ucapan suami perkutut , penyair berkata :

"Aku menginginkan bertemu kekasih , sedang kekasih menginginkan meninggalkanku , maka aku tinggalkan keinginanku demi keinginan sang kekasih."

Hal senada dicek dikitab ihya' ulumuddin juz 4 hal 165 maktabah darul kutub

------------

Inti kisah yg bisa dipetik hikmahnya ialah hendaknya suami menasehati istri dengan lemah lembut bila menolak untuk di ajak hubungan intim,misal cara merayunya seperti halnya kisah tersebut dan juga dinasehati bahwa menolak hubungan intim itu haram  .

Wallaahu A'lam

LINK ASAL :
https://www.facebook.com/groups/kiss.donk/permalink/599219363449155/

0 komentar:

Poskan Komentar

Copyright © KAJIAN ISLAM SEPUTAR SEKS - DONK 2014-2015
Ikuti Kami di Facebook & Fans Page