0606. AKIBAT ANAL SEKS

• Hakam Ahmed ElChudrie

AKIBAT ANAL SEKS

Hubungan seksual lewat anus ini tergolong jenis hubungan seksual yang berisiko tinggi, antara lain:

1. Anus tidak dapat menghasilkan cairan pelicin seperti vagina saat terangsang sehingga ketika zakar memasuki anus, orang yang disodomi akan merasakan sakit.

Kalau kelakuan ini terjadi berulang-ulang, maka otot-otot yang mengatur buang air besar akan hancur, dan kehilangan daya elastisitasnya. Akibatnya, orang itu tidak akan bisa mengendalikan keinginannya untuk buang air besar.

2. Jika kerusakan itu mencapai bagian atas (rektum), bisa terjadi pendarahan besar.

Akibatnya, pelaku sodomi akan terancam infeksi, yang akan menjalar ke usus besar dan organ-organ tubuh lainnya. Anus juga bisa luka dan rektum lecet yang diikuti dengan diare. Menurut penelitian, pelaku sodomi juga rentan terjangkit Hepatitis B atau penyakit kuning.

3. Bila salah seorang pelaku sodomi mengidap penyakit AIDS maka lawannya pun akan tertular.

AIDS merupakan penyakit yang mematikan akibat kehilangan daya tahan tubuh. Sampai saat ini, belum ditemukan obat yang manjur untuk menyembuhkan penyakit ini. Akibatnya, orang yang terkena penyakit AIDS tinggal bertobat saja, menunggu maut datang menghampirinya pelan-pelan.[1]

Sesungguhnya praktek liwath atau sodomi jauh lebih berbahaya dan lebih merusak dari pada minuman keras dan sejenisnya. Karena perbuatan terkutuk ini bisa merusak dan memabukkan hati dan akal sekaligus. Seseorang yang telah terbiasa dan telah menjadi kecanduan untuk melakukan praktek buruk ini, maka kebiasaan tersebut selanjutnya akan menjadi bagian dari hidupnya yang tidak mampu ia tinggalkan.

Pada saat itu setan pun selalu mengipas-ngipasi hatinya yang rusak itu sehingga ia semakin ketagihan untuk melakukannya. Meskipun pada hakikatnya ia tidak pernah mendapatkan kenikmatan dari perbuatan itu apalagi untuk mencapai kepuasan, kecuali ia hanya mabuk serta terbius hati dan otaknya. Hal tersebut sesuai benar dengan firman Allah Swt. yang menggambarkan tentang perilaku seksual kaum Luth (al-Hijr ayat 72).

Pada dasarnya mereka itu tidak menikmati dan tidak pernah merasakan kenikmatan yang mereka impikan apalagi untuk mencapai kepuasan syahwat, selain karena akal mereka telah rusak, dan hati mereka yang sakit, yang selalu dihembus-hembusi oleh setan dengan hal-hal yang seolah-olah menyenangkan, padahal sesungguhnya adalah bohong.[2]

Menurut Utsman Ath-Thawill, akibat anal seks sebagai berikut:

a. Praktek anal seks atau liwath (sodomi) sampai saat ini masih merupakan penyebab utama penularan HIV, virus penyebab AIDS.

b. Perbuatan tersebut dapat melumpuhkan dan memusnahkan sperma sehingga mengakibatkan kemandulan.

c. Penggemar anal seks atau liwath (sodomi) sangat rentan terhadap serangan berbagai jenis penyakit jiwa, syaraf serta keseimbangan otak, akibat kekurangan zat-zat yang dikeluarkan oleh kelenjar thyroid.

d. Anal seks atau liwath (sodomi) dapat melemahkan pusat produksi sperma dan berpengaruh terhadap pembentukan cairan mani, sehingga akan berakhir dengan kemandulan dan tidak mampu untuk melahirkan keturunan.

e. Menyebabkan luka-luka pada anus, merusak jaringan rectum sehingga otot-ototnya menjadi lembek dan berakhir dengan keluarnya tinja tanpa terkendali.[3]

LINK ASAL : 
https://www.facebook.com/groups/kiss.donk/permalink/631650683539356/?stream_ref=3

0 komentar:

Poskan Komentar

Copyright © KAJIAN ISLAM SEPUTAR SEKS - DONK 2014-2015
Ikuti Kami di Facebook & Fans Page