0601. KITAB AL-UMM : AIR YANG TERKENA NAJIS

• Mentari Dalam Hujan

assalamu`alaikum

Air Mengalir Yang Terkena Najis (5)

Status air mengalir yang terkena najis apabila aliran air itu kecil. Bab Air najis dan air yang suci kitab Al-Umm Imam Syafi'i.

ﺍﻟﻤﺎﺀ ﺍﻟﺬﻱ ﻳﻨﺠﺲ ﻭﺍﻟﺬﻱ ﻻ ﻳﻨﺠﺲ ﻭﻟﻮﻻ ﻣﺎ ﻭﺻﻔﺖ ﻭﻛﺎﻥ ﺍﻟﻤﺎﺀ ﺍﻟﺠﺎﺭﻱ ﻗﻠﻴﻼ ﻓﺨﺎﻟﻄﺖﺍﻟﻨﺠﺎﺳﺔ ﻣﻨﻪ ﻣﻮﺿﻌﺎ ﻓﺠﺮﻯ ، ﻧﺠﺲ ﺍﻟﺒﺎﻗﻲ ﻣﻨﻪ ﺇﺫﺍﻛﺎﻧﺎ ﺇﺫﺍ ﺍﺟﺘﻤﻌﺎ ﻣﻌﺎ ﻳﺤﻤﻼﻥ ﺍﻟﻨﺠﺎﺳﺔ ، ﻭﻟﻜﻨﻪ ﻛﻤﺎﻭﺻﻔﺖ ﻛﻞ ﺷﻲﺀ ﺟﺎﺀ ﻣﻨﻪ ﻏﻴﺮ ﻣﺎ ﻣﻀﻰ ، ﻭﻏﻴﺮﻣﺨﺘﻠﻂ ﺑﻤﺎ ﻣﻀﻰ ﻭﺍﻟﻤﺎﺀ ﺍﻟﺮﺍﻛﺪ ﻓﻲ ﻫﺬﺍ ﻣﺨﺎﻟﻒ ﻟﻪ ;ﻷﻧﻪ ﻣﺨﺘﻠﻂ ﻛﻠﻪ ﻓﻴﻘﻒ ﻓﻴﺼﻴﺮ ﻣﺎ ﺣﺪﺙ ﻓﻴﻪ ﻣﺨﺘﻠﻄﺎﺑﻤﺎ ﻛﺎﻥ ﻗﺒﻠﻪ ﻻ ﻳﻨﻔﺼﻞ ﻓﻴﺠﺮﻱ ﺑﻌﻀﻪ ﻗﺒﻞ ﺑﻌﺾ ﻛﻤﺎﻳﻨﻔﺼﻞ ﺍﻟﺠﺎﺭﻱ

Seandainya tidak ada sifat yang disebut sedangkan air mengalir itu sedikit[1],kemudian ada najis yang bercampur di salah satu bagian air yang mengalir, maka air sisanya hukumnya najis apabila (a) keduanya--yakni najis dan sebagian air--seandainya berkumpul masih berkemungkinan najis[2].
Akan tetapi seperti sudah disebut dalam soal air mengalir, air yang baru datang statusnya berbeda dengan air yang sudah lewat dan tidak bercampur dengan air sebelumnya.Adapun air yang diam itu berbeda. Karena airdiam itu bercampur semuanya. Air diam yang baru datang itu bercampur dengan air diam yang sudah ada sebelumnya dan tidak terpisah. Sebagian air mengalir pada sebagian yang lain sebagaimana terpisahnya air yang mengalir.

===================

CATATAN:
[1] Artinya kurang 2 qullah.
[2] Yakni sedikit atau kurang 2 qullah.

Air Mengalir yang Tercampur Najis (6)

Bab Air yang Najis dan Air yangTidak Najis (Suci).kajian ke-6 dari Kitab Al-Umm Imam Syafi'i

ﺍﻟﻤﺎﺀ ﺍﻟﺬﻱ ﻳﻨﺠﺲ ﻭﺍﻟﺬﻱ ﻻ ﻳﻨﺠﺲ) ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸﺎﻓﻌﻲ ( : ﻭﺇﺫﺍ ﻛﺎﻥ ﺍﻟﻤﺎﺀ ﺍﻟﺠﺎﺭﻱ ﻗﻠﻴﻼ ﺃﻭﻛﺜﻴﺮﺍ ﻓﺨﺎﻟﻄﺘﻪ ﻧﺠﺎﺳﺔ ﻓﻐﻴﺮﺕ ﺭﻳﺤﻪ ﺃﻭ ﻃﻌﻤﻪ ﺃﻭﻟﻮﻧﻪ ﻛﺎﻥ ﻧﺠﺴﺎ ، ﻭﺇﻥ ﻣﺮﺕ ﺟﺮﻳﺘﻪ ﺑﺸﻲﺀ ﻣﺘﻐﻴﺮﺑﺤﺮﺍﻡ ﺧﺎﻟﻄﻪ ﻓﺘﻐﻴﺮﺕ ﺛﻢ ﻣﺮﺕ ﺑﻪ ﺟﺮﻳﺔ ﺃﺧﺮﻯ ﻏﻴﺮﻣﺘﻐﻴﺮﺓ ﻓﺎﻟﺠﺮﻳﺔ ﺍﻟﺘﻲ ﻏﻴﺮ ﻣﺘﻐﻴﺮﺓ ﻃﺎﻫﺮﺓ ، ﻭﺍﻟﻤﺘﻐﻴﺮﺓﻧﺠﺴﺔ ) ﻗﺎﻝ ( ﻭﺇﺫﺍ ﻛﺎﻥ ﻓﻲ ﺍﻟﻤﺎﺀﺍﻟﺠﺎﺭﻱ ﻣﻮﺿﻊ ﻣﻨﺨﻔﺾ ﻓﺮﻛﺪ ﻓﻴﻪ ﺍﻟﻤﺎﺀ ، ﻭﻛﺎﻥ ﺯﺍﺋﻼﻋﻦ ﺳﻨﻦ ﺟﺮﻳﺘﻪ ﺑﺎﻟﻤﺎﺀ ﻳﺴﺘﻨﻘﻊ ﻓﻴﻪ ﻓﻜﺎﻥ ﻳﺤﻤﻞﺍﻟﻨﺠﺎﺳﺔ ﻓﺨﺎﻟﻄﻪ ﺣﺮﺍﻡ ﻧﺠﺲ ; ﻷﻧﻪ ﺭﺍﻛﺪ ﻭﻛﺬﻟﻚ ﺇﻥﻛﺎﻥ ﺍﻟﺠﺎﺭﻱ ﻳﺪﺧﻠﻪ ﺇﺫﺍ ﻛﺎﻥ ﻳﺪﺧﻠﻪ ﻣﻨﻪ ﻣﺎ ﻻ ﻳﻜﺜﺮﻩﺣﺘﻰ ﻳﺼﻴﺮ ﻛﻠﻪ ﺧﻤﺲ ﻗﺮﺏ ، ﻭﻻ ﻳﺠﺮﻱ ﺑﻪ ﻭﺇﻥ ﻛﺎﻥﻓﻲ ﺳﻨﻦ ﺍﻟﻤﺎﺀ ﺍﻟﺠﺎﺭﻱ ﻣﻮﺿﻊ ﻣﻨﺨﻔﺾ ﻓﻮﻗﻊ ﻓﻴﻪﻣﺤﺮﻡ ، ﻭﻛﺎﻥ ﺍﻟﻤﺎﺀ ﻳﺠﺮﻱ ﺑﻪ ﻓﻬﻮ ﺟﺎﺭ ﻛﻠﻪ ﻻ ﻳﻨﺠﺲﺇﻻ ﺑﻤﺎ ﻳﻨﺠﺲ ﺑﻪ ﺍﻟﺠﺎﺭﻱ ﻭﺇﺫﺍ ﺻﺎﺭ ﺍﻟﻤﺎﺀ ﺍﻟﺠﺎﺭﻱ ﺇﻟﻰﻣﻮﺿﻊ ﻳﺮﻛﺪ ﻓﻴﻪ ﺍﻟﻤﺎﺀ ﻓﻬﻮ ﻣﺎﺀ ﺭﺍﻛﺪ ﻳﻨﺠﺴﻪ ﻣﺎﻳﻨﺠﺲ ﺍﻟﻤﺎﺀ ﺍﻟﺮﺍﻛﺪ

Imam Syafi'i berkata: Apabila air yang mengalir itu sedikit atau banyak kemudian kecampuran najis dan berubah bau, rasa dan warnanya maka hukumnya najis.Apabila air yang mengalir bercampur najis dan berubah, kemudian lewat air mengalir berikutnya yang tidak berubah, maka air yang tidak berubah hukumnya suci. Sedangkan yang berubah hukumnya najis.

Imam Syafi'i berkata: Apabila dalam air mengalir itu terdapat tempat rendah lalu air itu diam di situ dan lepas dari aliran lain dan air tersebut berkemungkinan najis[1],kemudian bercampur barang haram (najis),maka hukumnya najis. Karena statusnya air diam.

(bersambung)

===============

CATATAN:[1] Artinya kurang 2 kullah.

LINK ASAL :
https://www.facebook.com/groups/kiss.donk/permalink/630506526987105/?stream_ref=3

0 komentar:

Poskan Komentar

Copyright © KAJIAN ISLAM SEPUTAR SEKS - DONK 2014-2015
Ikuti Kami di Facebook & Fans Page