0475. HUKUM MEMBACA AL QUR'AN TANPA WUDLU

PERTANYAAN :

Shem Park
Asslamualaikum Wr ....

Apakah ada hukum nya Membaca Al~Qur'an tanpa Wudhu. | Membaca Bukan Memegang ....

Trimakasih Shabat "kiss"


JAWABAN :

• Ziif Kaf 
wa'alaikum salam,,,,selain orang junub boleh membaca alqur'an ,,,,

ﻋﻦِ ﺍﺑﻦِ ﻋﻤﺮ ﺭ. ﻉ. ﺍﻥَّ ﺍﻟﻨَّﺒﻴَﺺ. ﻡ. ﻗﺎﻝ : ﻻﻳَﻘْﺮَﺃْ ﺍﻟﺠُﻨُﺐُ ﻭﻻ ﺍﻟﺤَﺎﺀﺽُ ﺷَﻲْﺀًﺍ ﻣﻦ ﺍﻟﻘﺮﺃﻥِ.

Dari Ibnu Umar r.a. bahwasannya Nabi SAW bersabda,
“Tidak boleh membaca suaiu ayat alqur’an bagi orang junub dan tidak pula bagi perempuan-perempuan yang haid.”
(HR. Tirmizi dan Ibnu Majah)

ﻗَﺎﻝَ ﻋَﻠِﻲُّ ﺑْﻦُ ﺃَ ﺑِﻰ ﻃَﺎﻟِﺐٍ: ﻛَﺎﻥَ ﺭَﺳُﻮْﻝُ ﺍﻟﻠﻪِ ﺹ. ﻳُﻘْﺮِﺃُﻧﺎَ ﺍْﻟﻘُﺮْﺃَﻥَ ﻋَﻠﻰٰ ﻛُﻞِّ ﺣَﺎﻝٍ ﻣَﺎﻟَـﻢْ ﻳَﻜُﻦْ ﺟُﻨُﺒًﺎ

– ﺭﻭﻩ ﺍﺀﺣﻤﺪ ﻭﺍﺑﻮﺩﺍﻭﺩ ﻭﺍﺑﻦ ﻣﺠﻪ ﻭﺍﻟﻨﺴﺎﺋﻰ ﻭﺍﻟﺘﺮﻣﺬﻯ

Telah berkata Ali bin Abi Thalib :
" Adalah Rasulullah SAW sering membacakan Al-Qur’an bagi kami di setiap saat sedang beliau tidak dalam keadaan junub."

[HR. Ahmad, Abu Dawud, Nasai, Ibnu Majah dan Timidzi. Ia berkata : Hadis ini hasan sahih]

ﻗَﺎﻝَ ﻋَﻠِﻲُّ : ﻗَﺎﻝَ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲُّ ﺹ. ﺇِﻗْﺮَﺃُﻭْﺍﺍﻟْﻘُﺮْﺃٰﻥَ ﻣَﺎﻟَﻢْ ﺗُﺼِﺐْ ﺃَﺣَﺪَﻛُﻢْ ﺟَﻨَﺎﺑَﺔُ ﻓَﺈِﻥْ ﺃَﺻَﺎﺑَﺘْﻪُ ﻓَﻼَ ﻭَﻟَﻮْ ﺣَﺮْﻓًﺎ – ﺍﻟﺪﺭﻗﻄﻨﻰ

Ali berkata: Nabi SAW pernah bersabda :
”Bacalah Al-Quran selama seseorang dari kamu tidak dalam keadaan janabat, maka apabila dalam keadaan janabat tidak boleh – membacanya – walaupun satu huruf."

[HSR Daruquthni]

ﻗَﺎﻝَ ﻋَﻠِﻲُّ : ﺭَﺃَﻳْﺖُ ﺭَﺳُﻞُ ﺍﻟﻠﻪِ ﺹ. : ﺗَﻮَﺿَّﺄَ ﺛــُﻢَّ ﻗَﺮَﺃَ ﺷَﻴْﺄً ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻘَﺮْﺃٰﻥِ ﻫﻜَﺬٰﺍ ﻟِﻤَﻦْ ﻟَﻴْﺲَ ﺑــِﺠُﻨُﺐٍ ﻓَﺄَﻣَّﺎ ﺍﻟْﺠُﻨُﺐُ ﻓَﻼَ ﻭَﻟَﻮْ ﺃٰ ﻳَﺔً

Ali berkata : Saya pernah melihat Rasulullah SAW berwudhu, kemudian beliau membaca sebagian dari Al-Quran sambil bersabda :
" Demikian ini (membaca Al-Quran) adalah bagi orang yang tidak berjunub, sedang bagi yang junub tidak boleh –membacanya – walau pun satu ayat."

• Sunde Pati 
wa alaikum salam

Ulama' sepakat bahwa orang yang tak punya wudlu diperbolehkan baginya membaca Alqur'an atau melihat tulisan Alqur'an tanpa memegang Alqur'an tersebut sebagaimana diperbolehkan memegang Alqur'an bagi anak kecil untuk belajar karena anak kecil belumlah mukallaf dan yang lebih Afdlol adalah berwudlu dulu

Fiqhul islami juz 1 hal 395

وَاتَّفَقَ الْفُقَهَاءُ عَلَى ُأَنَّ غَيْرَ الْمُتَوَضِّئِ يَجُوْزُ لَهُ تِلَاوَةُ الْقُرْآنِ أَوِ النَّظَرُ إِلَيْهِ دُوْنَ لَمْسِهِ، كَمَا أَجَازُوْا لِلصَّبِيِّ لَمْسَ الْقُرْآنِ لِلتَّعَلُّمِ؛ لِأَنَّهُ غَيْرُ مُكَلَّفٍ، وَالْأَفْضَلُ اَلتَّوَضُّؤُ.وَقَدْ حَرَّمَ الْمَالِكِيَّةُ وَالشَّافِعِيَّةُ مَسَّ الْقُرْآنِ بِالْحَدَثِ الْأَصْغَرِ وَلَوْ بِحَائِلٍ أَوْ عُوْدٍ، وَأَجَازَ الْحَنَفِيَّةُ وَالْحَنَابِلَةُ مَسَّهُ بِحَائِلٍ أَوْ عُوْدٍ طَاِهِرَيْنِ.

LINK DISKUSI :

https://www.facebook.com/groups/kiss.donk/permalink/611619018875856/

0 komentar:

Poskan Komentar

Copyright © KAJIAN ISLAM SEPUTAR SEKS - DONK 2014-2015
Ikuti Kami di Facebook & Fans Page